Wamen Dikdasmen Motivasi PPG UMMI Kuasai Pembelajaran Mendalam dan Teknologi Digital

Publish

25 September 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
323
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah - Di era kemajuan teknologi dan kecerdasan artifisial saat ini, pendekatan pembelajaran mendalam yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi sangat kontekstual. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq dalam "Kuliah Umum dan Launching Serah Terima Mahasiswa PPG dan RPL Afirmasi" di Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Jawa Barat pada Kamis (25/9). 

Teknologi dan dunia pendidikan di masa depan menjadi tema utama yang diangkat dalam kegiatan tersebut. Menurut Wamen Fajar, dengan munculnya berbagai inovasi teknologi yang berjalan bersamaan dengan perkembangan kecerdasan intelektual manusia, maka hubungan antara manusia dengan teknologi tidak dapat dipisahkan. 

"Dunia pendidikan kita dituntut untuk mampu mengambil sikap yang arif dalam melihat fenomena perkembangan kecerdasan artifisial atau AI saat ini," jelas Wamen. 

Tak bisa dimungkiri, tambah Wamen Fajar, kecerdasan artifisial juga berpengaruh dan berpotensi besar menggantikan peran manusia yang dalam hal ini adalah peran guru dalam proses pembelajaran. 

"Maka dari itu, melakukan selektif partnering atau pada batas mana teknologi dapat ditempatkan (asistensi teknologi) menjadi penting," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Wamen Fajar menilai terdapat beberapa peran guru yang tidak bisa digantikan oleh kecerdasan artifisial, yakni nilai, nalar, dan nurani. 

"Guru sangat berperan dalam membangun nilai kepada para muridnya mulai dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi. Sebab, AI tidak cukup punya kepekaan untuk membedakan mana yang ma'ruf dan yang munkar," bebernya. 

"Bapak/ibu guru juga berperan dalam menghidupkan nalar dan nurani murid-murid kita sekaligus mendorong mereka untuk bisa berpikir secara imajinatif dan kritis tanpa kehilangan etika dan rasa empati," imbuhnya. 

Terakhir, pesan Wamen Fajar kepada seluruh mahasiswa ialah harus menguasai pembelajaran mendalam yang merupakan salah satu upaya Kemendikdasmen dalam mengembangkan teknik pembelajaran yang menyenangkan dan menggembirakan. 

"Selain itu, para mahasiswa ini juga harus dapat menguasai kemampuan pedagogis digital serta mampu merencanakan desain pembelajaran menggunakan teknologi, dan mendalami etika  digital," tutup Wamen Fajar.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1446 H, Universitas Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

2 March 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi ....

Suara Muhammadiyah

6 April 2024

Berita

BUTON, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) dan Universitas Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

5 May 2024

Berita

BARRU, Suara Muhammadiyah - Musyawarah Daerah (Musyda) Ke-5 Nasyiatul Aisyiyah (NA) Kabupaten B....

Suara Muhammadiyah

12 February 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah  – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menamba....

Suara Muhammadiyah

24 September 2023