Teknologi AIoT untuk Manajemen Haji Modern

Publish

8 May 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
38
Foto oleh freepik di magnific

Foto oleh freepik di magnific

Oleh: Ir. Tito Yuwono, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM, (Dosen Jurusan Teknik Elektro-Universitas Islam Indonesia Yogyakarta/Sekretaris Majelis Dikdasmen PCM Ngaglik, Sleman)

Bismillaahirrahmaanirrahiim,

Ibadah haji merupakan salah satu rukun islam. Sehingga setiap muslim yang mampu wajib melaksanakan ibadah haji. Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim:

عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

بُنِيَ الإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَحَجِّ الْبَيْتِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Dari Abu 'Abdirrahman, Abdullah bin Umar bin Al-Khathtab radhiyallahu 'anhuma, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Islam dibangun di atas lima perkara: Bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji ke Baitullah, dan puasa Ramadhan." (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim).

Dalam Surat Ali-Imran ayat 97:

فِيهِ ءَايَٰتٌۢ بَيِّنَٰتٌ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

Artinya: Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

Kita ketahui bahwa waktu dan tempat haji adalah sama yaitu di Bulan dzulhijjah, dan tempatnya di Saudi khususnya di Mekah mukaramah. Ada banyak permasalahan dalam pelaksanaan ibadah haji. Hal ini dikarenakan jumlah jamaah yang beribadah sangat banyak dengan tempat yang terbatas, walaupun pihak kerajaan Saudi sudah menerapkan kuota per negara.

Dan Kerajaan Saudi telah melayani jamaah haji dengan sangat baik dan tradisi melayani jamaah ini turun temurun.

Pada tulisan singkat ini, akan dijelaskan berkaitan dengan peran AIoT untuk manajemen haji modern. Definisi AIoT (Artificial Intelligence of Things) adalah konsep integrasi antara Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) yang memungkinkan perangkat-perangkat terhubung tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga menganalisis, belajar, dan mengambil keputusan secara cerdas baik secara lokal maupun melalui sistem cloud.

Skala jamaah haji sangat besar, hingga jutaan jamaah. Alhamdulillah, kita bersyukur kesadaran kaum muslimin sangat tinggi untuk menunaikan rukun islam ini. Disamping itu jamaah berasal dari berbagai dunia dengan berbagai macam latar belakang bahasa dan budaya.

Dengan kepadatan yang ekstrim disertai tidak familiarnya daerah baru bagi jamaah haji mudah tersesat, apalagi bagi lansia yang tidak familiar menggunakan teknologi telekomunikasi.

Permasalahan lain adalah tingginya risiko kesehatan yang disebabkan suhu sangat panas tidak seperti biasanya dan juga aktivitas fisik tinggi didorong oleh semangat ibadah. Sehingga berdampak pada kelelahan ekstrim, serangan jantung maupun dehidrasi.

Dengan kondisi seperti ini, peran Smart wearable berbasis IoT bagi jamaah haji penting. Smart wearable jamaah haji adalah perangkat elektronik pintar yang dikenakan oleh jamaah (biasanya berbentuk gelang, kartu, atau perangkat kecil lainnya) yang dilengkapi dengan teknologi IoT (Internet of Things), sensor, dan konektivitas untuk mengumpulkan, mengirim, dan menganalisis data secara real-time guna mendukung keselamatan, kesehatan, dan manajemen ibadah haji.

Dengan Smart wearable yang dipakai jamaah haji maka pelacakan lokasi dapat dilakukan real time, identifikasi digital otomatis tanpa dokumen, serta integrasi data jamaah dalam satu system. Untuk bdang kesehatan Smart wearable jamaah haji penting untuk monitoring suhu tubuh, detak jantung, maupun aktivitas fisik.

Ritual haji terpusat pada masjidil haram, Mina, Arafah, muzdalifah dan jamarat. Jutaan jamaah terkonsentrasi dalam waktu dan tempat yang sama dengan jalur terbatas dan pergerakan manusia tidak teratur. Pernah terjadi tragedi Mina yang disebabkan oleh overcrowding serta kurangnya control arus masa secara real time. Beberapa hal jika masih mengandalkan orang lapangan, CCTV dan koordinasi manual maka dampaknya akan terlambat dalam pengaturan.

Beberapa perilaku masa atau jamaah yang kompleks seperti pergerakan dalam arus berlawanan, berhenti mendadak dan lain-lain. Pengaturan telah dilakukan oleh petugas keamanan, baik pergerakan lalu lintas jamaah, larangan untuk berhenti di tempat-tempat tertentu karena akan mengakibatkan penumpukan dan tidak lancarnya lalu lintas jamaah dan lain-lain.

Maka AI Crowd Analytics sangat penting untuk diterapkan sebagai fasilitas tambahan untuk mengalisis dan memprediksi kepadatan lalu lintas. AI Crowd Analytics adalah penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk menganalisis pergerakan, kepadatan, dan perilaku massa secara real-time. Dalam konteks haji, teknologi ini menjadi sangat krusial karena karakteristik ibadah yang melibatkan jutaan orang di ruang terbatas.

Demikian uraian singkat berkaitan dengan sebagian penerapan teknologi AIoT untuk manajemen haji. Dengan bantuan teknologi pelaksanaan ibadah haji menjadi lebih tertib, memudahkan pihak penyelenggara maupun pengawal jamaah, lebih mudah penanganan, dan mitigasi resiko bagi jamaah.

Wallahu a’lamu bishshowab. Nashrun minallahi wa fathun qarib.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Inilah Fungsi Utama TKA Oleh: Wiguna Yuniarsih, Wakil Kepala SMK Muhammadiyah 1 Ciputat Tangerang S....

Suara Muhammadiyah

10 January 2026

Wawasan

Gaji Bangkai: Ketika Bekerja Dicampuri Ghibah Oleh: Deri Adlis, SHI, Mubhaligh Muhammadiyah Kepulau....

Suara Muhammadiyah

7 February 2026

Wawasan

Bedah Bariatrik dalam Perspektif Hukum Islam: Analisis Medis-Fiqih terhadap Penanganan Obesitas Morb....

Suara Muhammadiyah

10 February 2026

Wawasan

Pentingnya Menjaga Batik sebagai Warisan Budaya dan Pilar Ekonomi Oleh: Rumini Zulfikar, Penasehat ....

Suara Muhammadiyah

2 October 2024

Wawasan

Channelling-Sindikasi Embrio Konsorsium Jejaring BTM Oleh: Arip Hidayat, General Manager BTM Artha ....

Suara Muhammadiyah

24 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah