Menempatkan Politik Secara Proporsional

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
640
Majelis Pemberdayaan Kader dan Sumber Daya Insani Kab. Tegal (MPKSDI) melangsungkan pembekalan Ideopolitor (Ideologi, Politik dan Organisasi) Muhammadiyah.

Majelis Pemberdayaan Kader dan Sumber Daya Insani Kab. Tegal (MPKSDI) melangsungkan pembekalan Ideopolitor (Ideologi, Politik dan Organisasi) Muhammadiyah.

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Pada Ahad, 05 November 2023, bertempat  di STIKESMU Tegal, Majelis Pemberdayaan Kader dan Sumber Daya Insani Kab. Tegal (MPKSDI) melangsungkan pembekalan Ideopolitor (Ideologi, Politik dan Organisasi) Muhammadiyah. Para narasumber terkemuka dari latar belakang beragam telah menyajikan wawasan mendalam mengenai peran politik Muhammadiyah, mengarah pada cara-cara yang proporsional. 

Dibuka oleh Prof. Ma'mun Murod Al-Barbasyi, seorang tokoh dan Rektor dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, fokus acara adalah mengecangkan Gerakan Dakwah Kultural di Muhammadiyah. Beliau menyerukan mobilisasi kultural yang kuat kepada kader-kader Muhammadiyah yang terlibat dalam Pemilu Legislatif, dengan harapan suara warga Muhammadiyah didedikasikan bagi para kader sesuai dengan arahan Rakernas LHKP, "satu dapil satu kader." 

Pada sesi berikutnya, Wahyuddin Noor Aly dari ALEG Provinsi Jateng Fraksi PAN dan Zaenuddin Ahfandi, Calon Anggota Legislatif, menyoroti pentingnya menjadi kader politik yang tidak hanya bernilai tetapi juga memahami sistem pemilihan terbuka proporsional. Mereka memberikan pandangan yang kuat mengenai strategi politik yang harus diadopsi oleh kader Muhammadiyah. 

Prof. Zakiyuddin Baidhawy, seorang tokoh pendidikan dan Rektor IAIN Salatiga, menekankan pada pentingnya implementasi risalah Islam yang berkemajuan namun tetap berlandaskan pada ilmu pengetahuan. Beliau memperkuat hubungan antara agama dan pengetahuan sebagai landasan yang tak terpisahkan dalam memajukan politik yang proporsional. 

Dodok Sartono, Sekretaris PWM Jateng, menyoroti fokus PWM yang disebutnya sebagai "Komitmen, Kompak, Konsisten." Beliau menekankan maksimalisasi prinsip 3J (Jama'ah, Jam'iyah, dan Jariyah) dalam konteks Muhammadiyah Jateng, menggarisbawahi pentingnya solidaritas dan kesatuan dalam gerakan politik Muhammadiyah. 

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 15.30 tersebut memberikan pandangan yang holistik dan sistematis mengenai bagaimana Muhammadiyah di Kabupaten Tegal bisa memainkan peran yang lebih efektif dan proporsional dalam dunia politik. Pesan-pesan dari para narasumber menggambarkan arah yang jelas, memperkukuh visi mendudukkan politik secara proporsional dalam koridor Muhammadiyah. (Alvin)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Khutbah Idul Fitri 1446 H di Pelataran Kampus Unismuh Makassar ....

Suara Muhammadiyah

31 March 2025

Berita

Memobilisasi Ranting, Sekolah, Pondok Pesantren, hingga Masjid  JAKARTA, Suara Muhammadiyah - ....

Suara Muhammadiyah

7 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pada Rabu (4/9) Universitas Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) mengg....

Suara Muhammadiyah

4 September 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jakarta (FE....

Suara Muhammadiyah

11 February 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Dosen Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Maka....

Suara Muhammadiyah

17 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah