Guru TK–RA Aisyiyah Sukabumi Perkuat Pembelajaran Mendalam melalui AI dan Coding

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
66
Guru Aisyiyah

Guru Aisyiyah

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah - Artificial Intelligence (AI) dan coding selama ini sering dianggap sebagai sesuatu yang rumit, bagi guru-guru PAUD. Teknologi ini dianggap terlalu rumit, bahkan tidak relevan dengan pembelajaran berbasis bermain. Namun anggapan tersebut mulai berubah setelah dilaksanakannya Pelatihan Artificial Intelligence menggunakan Canva dan Coding untuk Mendukung Pembelajaran Mendalam di Satuan PAUD yang berlangsung pada 6 Februari 2026 di kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi, dan akan dilanjutkan dengan pendampingan pembuatan media ajar secara online.

Kegiatan pelatihan ini merupakan Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai oleh RisetMU, diketuai oleh Sistiana Windyariani, dengan anggota Arsyi Rizqia Amalia dan Pujia Siti Balkist. Kegiatan ini diikuti oleh 16 guru dari 7 TK dan RA Aisyiyah yang berasal dari Kota dan Kabupaten Sukabumi. Sejak awal, pelatihan ini tidak dirancang untuk menjadikan anak “ahli teknologi”, melainkan untuk membantu guru memahami bagaimana AI dan coding dapat digunakan secara sederhana, kontekstual, dan bertanggung jawab dalam pembelajaran PAUD.

Selama pelatihan, peserta diajak memahami konsep dasar pembelajaran coding dan AI dalam kerangka pembelajaran mendalam. Guru diperkenalkan pada cara berpikir komputasional yang dapat diterapkan melalui aktivitas bermain, bercerita, bergerak, dan memecahkan masalah sederhana. Di sinilah banyak peserta mulai menyadari bahwa coding tidak selalu identik dengan gawai dan layar.

Melalui workshop coding unplugged, guru mempraktikkan kegiatan tanpa perangkat digital yang tetap menstimulasi logika, urutan, dan pengambilan keputusan anak. Sementara itu, pada sesi coding plugged, peserta dikenalkan pada pemanfaatan teknologi secara terbatas, termasuk penggunaan Canva dan AI untuk membantu guru merancang media ajar, menyusun ide pembelajaran, serta mendukung administrasi pembelajaran.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Banyak guru mengungkapkan bahwa pelatihan ini membuka cara pandang baru. Yang semula menganggap AI dan coding sebagai sesuatu yang sulit, kini mulai memahami bahwa teknologi tersebut justru bisa mempermudah pekerjaan guru jika digunakan secara tepat. Peserta juga menilai pemateri menguasai materi dan menyampaikannya dengan jelas, sehingga mudah dipahami dan langsung bisa dipraktikkan.

Meski demikian, refleksi kritis juga muncul dari hasil evaluasi. Peserta berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan dengan durasi yang lebih panjang, terutama untuk praktik langsung dan pendampingan. Hal ini menunjukkan bahwa guru tidak hanya ingin “tahu”, tetapi benar-benar ingin mampu menerapkan secara bijak di kelas masing-masing.

Yang menarik, pelatihan ini justru menegaskan bahwa AI dan coding bukan pusat pembelajaran anak. Teknologi diposisikan sebagai alat bantu guru untuk mengelola administrasi, mengembangkan ide media ajar, dan memahami bagaimana anak membangun pengalaman belajarnya. Anak tetap menjadi subjek utama, dengan kebutuhan utama akan rasa aman, kesejahteraan, interaksi sosial, dan pengalaman belajar yang bermakna.

Di sinilah sikap kritis guru PAUD menjadi sangat penting. Tanpa kebijaksanaan dalam menerapkan teknologi, AI dan coding justru berpotensi menggeser esensi pembelajaran anak usia dini. Oleh karena itu, pelatihan ini tidak hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa teknologi harus tunduk pada nilai pedagogis dan perlindungan anak.

Melalui pelatihan dan pendampingan ini, guru PAUD diajak untuk tidak takut pada teknologi, tetapi juga tidak menelannya mentah-mentah. AI dan coding bukan untuk membuat anak “terlalu cepat dewasa”, melainkan untuk membantu guru menjadi pendidik yang lebih reflektif, kreatif, dan bertanggung jawab di tengah arus digital yang terus berkembang.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – RS Islam Jakarta Cempaka Putih berhasil mencapai pencapaian memb....

Suara Muhammadiyah

20 September 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - LazisMu Cilacap Penghimpunan Kurban RendangMu 1445 H, sejumlah Rp 246.....

Suara Muhammadiyah

19 June 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta ....

Suara Muhammadiyah

29 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perkembangan zaman di era discrupsi menjadikan beberapa perusahaan ....

Suara Muhammadiyah

27 September 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Majelis Pustaka, Informatika, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Wilaya....

Suara Muhammadiyah

30 October 2023