Dosen UMJ Sumbang Gagasan dalam Penyusunan Tafsir At-Tanwir Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
878
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dua dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) terpilih sebagai penulis dalam penyusunan Tafsir At-Tanwir, karya tafsir kontemporer yang digagas oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Keduanya turut ambil bagian dalam Halaqah Ilmiah Tafsir At-Tanwir yang digelar di Hotel Jayakarta, Yogyakarta, pada Sabtu-Ahad (14–15/6).

Dosen tersebut adalah Assoc Prof Dr Zainal Arif, MA, dari Program Magister Studi Islam Fakultas Agama Islam (FAI) UMJ, dan Assoc Prof Dr Zulfitria Zaidir, MPd, dari Program Pascasarjana UMJ. Dalam forum ilmiah tersebut, kedua dosen mempresentasikan makalah berjudul “Karakteristik Kepemimpinan Profetik dalam Peradaban Religius”, dengan mengangkat kajian dari Surah Al-A’raf ayat 157–168.

Mereka menyoroti konsep kepemimpinan profetik yang berorientasi pada nilai-nilai kebenaran universal dalam membangun kesadaran kolektif atas perilaku menyimpang (anomis) dalam masyarakat. Kisah Nabi Musa AS dan Bani Israil dijadikan landasan reflektif atas tantangan kepemimpinan moral dalam konteks umat modern.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah atas kepercayan yang diberikan kepada kami,” ujar Zulfitria.

Dalam kesempatan itu, Zainal juga menyampaikan harapannya bahwa Tafsir At-Tanwir dapat memberikan kontribusi besar dalam membangun peradaban keagamaan dan kebangsaan yang lebih baik, tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga dunia.

Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Dr Hamim Ilyas, MAg, menekankan bahwa Tafsir At-Tanwir diharapkan dapat menjadi panduan umat Islam dan bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan zaman, seperti kemiskinan, korupsi, dan persoalan pengelolaan sumber daya alam.

“Melalui Tafsir At-Tanwir, Muhammadiyah harus hadir membimbing dan memberi referensi bagi umat agar mampu memajukan bangsa sesuai nilai-nilai Islam yang sejalan dengan Pancasila,” ujarnya.

Keterlibatan aktif ini tidak hanya menjadi bukti peran dalam ranah keilmuan dan keagamaan, tetapi juga mencerminkan kontribusi nyata dalam pengembangan pemikiran Islam modern yang sejalan dengan semangat ijtihad Muhammadiyah. (m)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) terus berkomitmen dalam menebar man....

Suara Muhammadiyah

9 January 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi mendapatkan i....

Suara Muhammadiyah

16 October 2024

Berita

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Prof.DR.HAMKA (Uhamka) bersama dengan Wak....

Suara Muhammadiyah

17 December 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko ....

Suara Muhammadiyah

11 July 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Memasuki 10 hari terakhir bulan Suci Ramadan 1445 H, Majelis Pelayana....

Suara Muhammadiyah

3 April 2024