Berdakwah dengan Gembira Bersama PRM Tirtonirmolo Barat

Publish

12 October 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
1153
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tirtonirmolo Barat Kasihan Bantul menggelar Pengajian Khusus, Kamis (10/10). Pengajian ini dipusatkan di Masjid Al-Muttaqien Menayu Kulon, salah satu masjid kebanggaan di wilayah Tirtonirmolo Barat.

Ketua PRM Tirtonirmolo Barat H Sofriyanto SM mengatakan, ajaran Islam yang ditanamkan dalam Muhammadiyah adalah mental suka memberi, berbagi, dan ta’awun (tolong menolong dalam kebajikan). Ini menjadi salah satu ajaran luhur yang sudah semestinyalah diejawantahkan oleh seluruh pimpinan, baik dari tingkat pusat hingga ranting cum warganya di akar rumput.

“Banyak contoh kisah teladan dari Kyai Ahmad Dahlan dan penerusnya secara pribadi mencontohkan kepada kita bagaimana mental memberi, berbagi, dan menolong itu tertanam dalam jiwanya,” tuturnya.

Disambung Sofri, mental memberi, berbagi, dan ta’awun itu direaktualisasikan secara kelembagaan di amal usaha. Antara lain pendidikan, kesehatan, sosial, dan masih banyak lagi. Seluruh masyarakat merasakan dampak dan kemanfaatan yang nyata dari kiprah Muhammadiyah tersebut.

“Bisa dilihat betapa banyak program bantuan dan kepedulian Muhammadiyah terhadap bencana alam maupun bencana kemanusiaan serta bencana sosial yang sudah ditunjukkan oleh Muhammadiyah dan amal usahanya,” katanya.

Sementara, Ketua Majelis Tabligh PWM DIY Miftahulhaq didapuk sebagai narasumber dalam pengajian kali ini. Menurutnya, Muhammadiyah adalah gerakan Islam dakwah amar makruf nahi mungkar yang punya tujuan besar mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Ia menegaskan, Muhammadiyah terus berupaya sedemikian rupa agar bisa mewujudkan cita-cita mulia tersebut.

“Muhammadiyah menjadikan organisasi sebagai media atau alat perjuanganya. Setiap anggota atau siapa saja yang bergabung di Muhammadiyah tidak perlu merasa ragu atau khawatir karena dengan bergabung Muhammadiyah berarti menjalankan ajaran Islam dengan benar, mengingat Muhammadiyah adalah gerakan Islam, dakwah amar makruf nahi munkar dan tajdid, bersumber pada Al-Qur`an dan As-Sunnah,” ujarnya.

Miftahulhaq melanjutkan, Muhammadiyah mengajak seluruh warganya menjalankan dakwah dengan senang dan bergembira. Dakwah berkemajuan yang melahirkan kehidupan mencerahkan.

“Itulah pentingnya Kiai Ahmad Dahlan membentuk Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah, karena kebaikan/amal saleh/dakwah yang dilaksanakan dengan tidak terorganisasi seperti orang menyapu halaman rumah menggunakan sapu lidi yang tidak diikat kencang akibatnya sapu lidi tercerai berai, membuat capek, lidinya mudah patah, dan akhirnya tidak maksimal kebersihannya,” tandasnya. (Fri/Cris)


Komentar

Darusman

Mantap..... Mudah-mudahan manfaat mencerahkan jamaah mewujudkan masyarakat paham tentang Al-Qur'an dan As-sunah yang sebenar-benarnya Rahmat dan berkah Allah SWT akan turun

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pagi hari yang cerah pasca hujan deras semalam tak menghalang....

Suara Muhammadiyah

25 October 2025

Berita

SORONG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Sorong berko....

Suara Muhammadiyah

26 August 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, ....

Suara Muhammadiyah

22 August 2024

Berita

LANGSA, Suara Muhammadiyah - Suasana hangat dan penuh haru mewarnai kegiatan UMY Rescue 2025: K....

Suara Muhammadiyah

22 December 2025

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Humas Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) meraih prestas....

Suara Muhammadiyah

25 October 2023