Tujuh Keutamaan Puasa Ramadhan

Publish

24 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
806
Dok Istimewa

Dok Istimewa

PULANG PISAU, Suara Muhammadiyah – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid KH Ahmad Dahlan Pulang Pisau usai pelaksanaan salat Subuh berjamaah. Jamaah dengan penuh perhatian menyimak kultum yang disampaikan oleh dai asal Lamongan, Jawa Timur, Ustadz Salman Al Farisi, S.Pd.I, (22/2).

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pulang Pisau menempatkan satu orang dai dari luar Pulang Pisau untuk membantu dakwah di lingkungan PDM Pulang Pisau selama bulan Ramadhan 1447 H/2026 M. Ustadz Salman merupakan utusan dari Pesantren Tinggi Ilmu Fiqih dan Dakwah Masjid Manarul Islam Pasuruan, Jawa Timur.

Dalam kultum ba’da Subuh tersebut, beliau menyampaikan tentang tujuh keutamaan puasa Ramadhan berdasarkan dalil Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW.

Pertama, puasa menjadikan seorang muslim bertakwa. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 183 yang menjelaskan bahwa tujuan diwajibkannya puasa adalah agar manusia menjadi pribadi yang bertakwa.

Kedua, puasa berfungsi sebagai pengekang syahwat. Rasulullah SAW menganjurkan para pemuda yang belum mampu menikah untuk berpuasa karena puasa dapat menundukkan hawa nafsu (HR Bukhari dan Muslim).

Ketiga, puasa akan menjadi pemberi syafaat di hari kiamat. Dalam hadis riwayat Ahmad disebutkan bahwa puasa dan Al-Qur’an akan memberi syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat.

Keempat, Allah SWT menyediakan pintu khusus di surga bagi orang-orang yang berpuasa, yaitu pintu Ar-Rayyan, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

Kelima, puasa menjadi penghalang dari siksa api neraka. Rasulullah SAW bersabda, “Puasa adalah perisai.” (HR Bukhari dan Muslim), yang berarti puasa melindungi seorang hamba dari azab Allah SWT.

Keenam, puasa menjadi penghapus dosa-dosa yang telah lalu. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim).

Ketujuh, doa orang yang berpuasa termasuk doa yang mustajab. Dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa doa orang yang berpuasa tidak tertolak, terutama saat menjelang berbuka.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Salman mengajak jamaah agar menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta menjaga akhlak dan lisan.

Kegiatan kultum ba’da Subuh ini merupakan bagian dari rangkaian program dakwah Ramadhan Masjid KH Ahmad Dahlan yang diharapkan dapat meningkatkan semangat spiritual masyarakat dalam mengisi bulan suci dengan amal ibadah yang berkualitas. (Bon)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Prestasi membanggakan kembali diraih civitas academica Universitas ....

Suara Muhammadiyah

21 November 2025

Berita

SINGAPURA, Suara Muhammadiyah - Miftahulfahra Maulani Indri, mahasiswi Fakultas Kedokteran Universit....

Suara Muhammadiyah

14 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pasca Muktamar Nasyiatul Aisyiyah  ke XIV, peta jalan NA perio....

Suara Muhammadiyah

16 October 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKL....

Suara Muhammadiyah

7 December 2023

Berita

SUMEDANG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ....

Suara Muhammadiyah

11 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah