ToT LPPA, Dorong Tumbuhkan Komitmen Ejawantahkan Dokumen Risalah Perempuan Berkemajuan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
613
ToT LPPA Pimpinan Pusat 'Aisyiyah. Foto: Cris

ToT LPPA Pimpinan Pusat 'Aisyiyah. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lembaga Penelitian dan Pengembangan 'Aisyiyah (LPPA) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah mengadakan Training of Trainer (ToT) dengan mengusung tema “Madrasah Perempuan Berkemajuan.” ToT ini berlangsung selama dua hari, Sabtu-Ahad (12-13/7) di Aula Lantai 2 Kantor PP ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Membuka acara ToT, Siti Syamsyiatun, Ketua LPPA PP ‘Aisyiyah menyebut, acara ini sebagai pengejawantahan hasil Muktamar ke-48 ‘Aisyiyah di Surakarta, Jawa Tengah tahun 2022. Salah satu hasil Muktamar tersebut yang paling fundamental yaitu Risalah Perempuan Berkemajuan (RPB).

“Jadi melalui training ini kita ingin membumikan 7 karakter karakter perempuan berkemajuan dan 10 komitmen perempuan berkemajuan supaya risalah ini tidak hanya dokumen, tetapi menjadi perilaku hidup warga 'Aisyiyah di seluruh Indonesia, bahkan dunia,” katanya.

Menyoroti tema ToT, Syamsiatun menyebut, tema tersebut menjadi penyegaran dan pengayaan bagi warga ‘Aisyiyah. Bahwa, menjadi tugas penting bagi unsur pimpinan untuk menyebarluaskan sekaligus menyosialisasikan RPB kepada seluruh warga ‘Aisyiyah di akar rumput.

“RPB atau Madrasah Perempuan Berkemajuan ini sudah menjadi pengetahuan yang umum, tersosialisasi dengan baik, dan terlaksana dengan baik,” sebutnya.

Syamsiatun menjelaskan, materi dari BPB ini terbentang 9 macam, yang di awali dari materi mendasar tentang Manhaj Muhammadiyah. Kemudian ada materi RPB, GEDSI (Gender Equality Disability and Social Inclusion) dalam Islam, Konsep Keluarga Sakinah, Dakwah Advokasi, dan ‘Aisyiyah dalam kontestasi Gerakan Perempuan Islam.

“Jadi intinya materi-materi itu adalah untuk membantu teman-teman di 'Aisyiyah melaksanakan amanat-amanat dari organisasi,” tegasnya.

Guru Besar Bidang Kajian Islam dan Gender Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menambahkan, secara faktual, ‘Aisyiyah sudah melakukan revolusi yang damai untuk mentransformasi masyarakat perempuan Indonesia.

“Transformasi ini dari objek menjadi subjek. Kita ingin warga ‘Aisyiyah tidak hanya subjek, tapi subjek yang mencerahkan, membaikkan kehidupan masyarakat,” bebernya.

Laporan yang disampaikan kepada Suara Muhammadiyah, ‘Aisyiyah sukses melahirkan 220 trainer melalui ToT MPB ini. Dibentangkan, ada sebanyak 178 peserta telah mengikuti pelatihan secara daring, dan 45 lainnya mengikuti sesi luring dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Mereka diharapkan siap untuk menyebarkan, menyosialisasikan nilai-nilai BPB ini hingga RPB di wilayah masing-masing,” tandasnya. (Cris/Nurvi/Anggi)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Kabar gembira datang dari Klinik UMP Tambaksari, Klinik Pratam....

Suara Muhammadiyah

29 November 2023

Berita

BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Ratusan mahasiswa program studi Ilmu Hukum, Sabtu (24/05) khitmat ber....

Suara Muhammadiyah

31 May 2025

Berita

BANYUWANGI, Suara Muhammadiyah – Upaya mewujudkan pusat pendidikan anak usia dini yang unggul ....

Suara Muhammadiyah

17 June 2025

Berita

ACEH TAMIANG, Suara Muhammadiyah — Banjir dan longsor Aceh Tamiang masih menyisakan persoalan ....

Suara Muhammadiyah

28 December 2025

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - “Sekolah Ceria” SD Muhammadiyah 19 Ampel Surabaya sepenuh....

Suara Muhammadiyah

26 April 2025