KAPUAS, Suara Muhammadiyah - Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah Kabupaten Kapuas (LAZISMU Kapuas), Kalimantan Tengah, kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan umat melalui program “Berbagi untuk Guru”, Kegiatan ini menyasar para guru yang selama ini istiqamah mengabdikan diri di sekolah Muhammadiyah, Senin (23/2) di Masjid Ar Rahman Komplek Perguruan Muhammadiyah Kapuas
Program berbagi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap peran strategis guru AUM dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus memperkuat nilai-nilai ke-Islaman dan kemuhammadiyahan di tengah masyarakat.
Ketua PDM Kapuas, H. Suwarno Muriyat, didampingi para Wakil Ketua, Bendahara dan jajarannya sekaligus Pembina LAZISMU menegaskan bahwa guru adalah pilar utama dakwah pendidikan Muhammadiyah. “Melalui program ini, kami ingin menghadirkan semangat kebersamaan dan memastikan bahwa para guru AUM merasakan perhatian dan dukungan dari persyarikatan,” Ujarnya.
H. Suwarno Muriyat mengajak para pengurus, kader dan segenap ortom Muhammdiyah memanfaatkan LAZISMU sebagai wadah menyalurkan zakat, infak, shodaqoh tidak hanya di bulan Ramadan tetapi di sepanjang tahun.
Ditambahkan Ketua LAZISMU Kapuas, M. Arya, melaporkan bantuan yang disalurkan 20 juta kepada 100 guru merupakan amanah dari para muzakki dan donatur yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada Lazismu. “Kami berkomitmen mengelola dana umat secara transparan dan tepat sasaran, khususnya untuk mendukung para pendidik di lingkungan AUM,” ungkapnya.
Ditambahakan, M. Arya, acara kali ini juga dirangkai dengan tausiyah, buka puasa bersama dan sholat maghrib berjamaah, sehingga penuh rasa kekeluargaan. “tidak hanya penyalurkan bantuan, tetapi juga meneguhkan nilai ta’awun (tolong-menolong) dan memperkuat ekosistem dakwah pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Kapuas,” tambahkannya.
Sebagai bagian dari rangkaian Program LAZISMU Kapuas Berbagi, LAZISMU Kapuas juga akan melanjutkan kegiatannya dengan agenda “LAZISMU Goes To School” yang dijadwalkan di SD Muhammadiyah Plus Mambulau, Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini bertujuan untuk menyapa langsung para siswa, memberikan edukasi tentang pentingnya berbagi sejak dini, serta menanamkan nilai kepedulian sosial. Dengan adanya program ini, diharapkan semangat filantropi dan dakwah sosial dapat tumbuh dan mengakar kuat di kalangan peserta didik.
Para guru penerima manfaat menyambut baik program ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bentuk penguatan ukhuwah dan solidaritas di lingkungan Muhammadiyah. (mf)

