Seni dan Budaya sebagai Ruang Mengekspresikan Dakwah 'Aisyiyah

Publish

10 January 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
425
Dr Apt Hj Salmah Orbayyinah, MKes. Foto: Fabian

Dr Apt Hj Salmah Orbayyinah, MKes. Foto: Fabian

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Festival Seni Budaya ‘Aisyiyah (FeSiBA) 2025 diselenggarakan di Auditorium Saraswati Balai Besar Penjaminan Pengembangan Mutu Vokasi (BBPPMPV), Sleman. Kegiatan ini merupakan upaya pelestarian seni, budaya, dan olahraga yang digagas Lembaga Budaya dan Seni Olahraga (LBSO) Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah sebagai bagian dari dakwah kultural.

Puncak acara FeSiBA 2025 berlangsung pada Sabtu (10/1) dan dihadiri langsung Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Salmah Orbayinah, MKes.

Dalam kesempatan tersebut, Salmah menyampaikan tahniah atas suksesnya penyelenggaraan FeSiBA yang dinilainya mampu menjadi media dakwah yang diterima secara halus melalui seni, budaya, dan olahraga.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota LBSO yang telah luar biasa menyiapkan acara ini. Hari ini merupakan puncak acara, termasuk pembagian hadiah kepada para pemenang,” ujarnya.

Salmah menegaskan bahwa seni dan budaya dalam Islam bukanlah sesuatu yang terpisah dari nilai keimanan. Menurutnya, seni yang berakar pada tauhid dan nilai kemanusiaan justru dapat menjadi media dakwah yang lembut, mendalam, dan menyentuh jiwa.

“Islam adalah agama yang memuliakan keindahan. Dalam hadits riwayat Muslim disebutkan bahwa sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Salmah menekankan bahwa FeSiBA bukan sekadar ajang pertunjukan, melainkan ekspresi dakwah kultural ‘Aisyiyah. Seni, katanya, merupakan bahasa universal yang mampu menyampaikan pesan kebaikan tanpa paksaan.

“Seni mampu menanamkan nilai-nilai Islam tanpa harus membully atau memaksa,” tegasnya.

Melalui LBSO, ‘Aisyiyah berkomitmen membangun peradaban dengan mendorong lahirnya seni dan budaya yang beradab, mencerdaskan, serta menguatkan peran perempuan dan karakter bangsa. Salmah berharap FeSiBA dapat terus menjadi media dakwah yang mencerahkan.

“Melalui festival ini, ‘Aisyiyah meneguhkan peran perempuan dalam seni dan budaya yang beradab, berkemajuan, dan bernafaskan Islam sebagai kontribusi nyata bagi bangsa dan kemanusiaan,” pungkasnya. (Fab)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – SMP Muhammadiyah 2 Denpasar (MUDA) berkunjung ke Suara Muhamm....

Suara Muhammadiyah

9 October 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo meraih juar....

Suara Muhammadiyah

19 December 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kepala Desa Pagedangan menggelar acara silaturahmi dengan mengundan....

Suara Muhammadiyah

17 February 2025

Berita

MUNTILAN, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka mengembangkan dakwah kultural sekaligus melaksanakan uji....

Suara Muhammadiyah

19 January 2026

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Tim Mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan (Fik....

Suara Muhammadiyah

16 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah