SEA Teacher, PBI UMP Kembali Kirim Empat Mahasiswa ke Filipina

Publish

22 September 2023

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1371
Dok UMP/SM

Dok UMP/SM

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali berangkatkan empat mahasiswa ke Philippines dalam program SEA Teacher, yaitu program praktik mengajar di sekolah-sekolah negara lain di Kawasan Asia Tenggara.  

Sekretaris Prodi PBI sekaligus Koordinator Program Internasional di FKIP UMP Miftahul Furqon MPd mengatakan, ada empat mahasiswa mengikuti program SEA Teacher Batch ke-9. Nantinya mereka akan belajar mengenai kondisi lingkungan pembelajaran di NEUST dan PRMSU.

Dijelaskan, SEA Teacher atau South East Asian Teacher merupakan program praktik mengajar di Sekolah-sekolah lain di Kawasan Asia Tenggara. FKIP UMP telah secara konsisten mengikuti program tersebut, dan ketiga kalinya ditahun 2023 ini. 

Kegiatan berlangsung selama 28 hari di Philippines. Mereka yakni Fauzan Yazid Wibowo dan Resta Aulia Fathya ditempatkan di Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST) serta Firlia Indah Fathunnisa dan Amelia Fitria Nurrohmi yang akan ditempatkan di President Ramon Magsaysay State University (PRMSU). 

“Ini merupakan kali ke-9 FKIP mengikuti program SEA Teacher. Akan ada 4 mahasiswa yang kami kirim yakni, 2 mahasiswa ke NEUST dan 2 lagi ke PRMSU yang akan melakukan kegiatan kurang lebih 28 hari disana,” jelasnya saat berpamitan di Ruang Wakil Rektor 1 Gedung Rektorat kampus tersebut, Jum’at (22/9/2023). 

Lebih lanjut ia berharap, melalui program tersebut para mahasiswa nantinya dapat lebih memahami kondisi lingkungan pembelajaran di sekolah-sekolah di Asia Tenggara. Pada kesempatan ini adalah Filipina dan juga memperluas perspektif terhadap proses belajar Bahasa inggris. Selain itu, menurutnya program tersebut menjadikan program Kerjasama yang dapat secara konsisten di lakukan tiap tahunnya.

Salah satu mahasiswa yang mengikuti program SEA Teacher di PRMSU, Philippines Firlia Indah Fathunnisa mengatakan mengaku bangga dan sekaligus gugup mewakili UMP dalam program internasional tersebut. Meskipun demikian Firli yakin kegiatan yang akan dilakukannya akan menambah pengalaman dan rasa percaya dirinya dalam proses belajar mengajar.

“Saya sendiri saat ini merasa bangga sekaligus gugup, masih ada sedikit kekhawatiran terkait perbedaan culture dan kurikulum pembelajaran, akan tetapi saya yakin melalui kegiatan ini saya akan mendapatkan banyak motivasi diri khususnya dalam meningkatkan rasa percaya diri dalam mengajar dan bagaimana melakukan observasi pembelajaran di kurikulum yang berbeda,” ucapnya.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama Assoc Prof Dr Ir Aman Suyadi MP berpesan mahasiwa selalu menjaga diri dan menanamkan nilai-nilai Kemuhammadiyahan serta tidak lupa saat kembali ke Purwokerto dapat berbagi pengalaman dan ilmu. 

“Semoga dengan perbedaan culture yang ada, nantinya bisa beradaptasi dan yang terpenting menjaga sopan santun dan terus menanamkan nilai-nilai Kemuhammadiyahan. Tak lupa juga nanti kembali dengan berbagi pengalaman dan ilmu kepada teman-teman lainnya,” pungkasnya. (qbi/tgr).


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah – Keluarga besar Muhammadiyah Kapanewon Girisubo menggelar Sya....

Suara Muhammadiyah

12 April 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kepala Biro Humas Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta  mer....

Suara Muhammadiyah

4 November 2023

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Weni Hastuti kembali dilantik menjadi rektor Institut Teknologi Sain....

Suara Muhammadiyah

4 January 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) secara resmi membuka rangkaia....

Suara Muhammadiyah

25 June 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Miladnya yang Ke-17,....

Suara Muhammadiyah

24 May 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah