SD Muhammadiyah PK Kukuhkan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan

Publish

21 December 2023

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1534
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SOLO, Suara Muhammadiyah - Sebagai upaya mencegah dan menangani tindakan kekerasan di sekolah, SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK). Pembentukan tim ini juga sebagai bentuk tindak lanjut dari terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Pengukuhan TPPK SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo dilakukan bersamaan dengan momentum penyerahan laporan hasil belajar dan seminar parenting yang diikuti oleh 450 orang tua murid dengan mengangkat tema "Upaya Pencegahan dan Penanganan Bullying di Sekolah" yang dilaksanakan di Adhiwangsa Convention and Hotel Solo pada Sabtu (16/12/2023) yang lalu.

TPPK SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo dikukuhkan oleh kepala sekolah, Nursalam, berdasarkan SK Kepala Sekolah No. 393/III.4.AU/SDMPK/XII/2023. Tim tersebut terdiri dari tujuh personel yang mewakili unsur pendidik, tenaga kependidikan, dan komite sekolah. 

Ketujuh personel tersebut meliputi lima pendidik, yaitu Muhamad Arifin (koordinator), Siti Junaidati (anggota), Esti Ambarwati (anggota), Andi Arfianto (anggota), Retno Indriyanti (anggota). Dari unsur tenaga kependidikan, Septyanto Ichwan Nugroho (anggota), sedangkan dari unsur komite sekolah, Ratri Ainur Rohmah (anggota).

Dalam sambutannya, Nursalam menyampaikan bahwa TPPK memiliki masa kerja selama dua tahun dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah. Oleh karena itu, ia berpesan TPPK segera melakukan koordinasi dan merumuskan program kerja agar bisa segera diimplementasikan secara konkret.

"TPPK juga harus menjalin sinergi dengan seluruh stakeholder supaya kinerjanya bisa lebih optimal," ungkapnya.

Koordinator TPPK SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Muhamad Arifin, mengungkapkan bahwa program prioritas setelah dikukuhkan adalah mengkampanyekan bahaya perundungan melalui berbagai media flyer dan poster di lingkungan sekolah. Selain itu, juga akan digencarkan melalui sosial media Instagram, Facebook, X, dan konten video di kanal YouTube sekolah.

"Ke depan kami juga akan melakukan sosialisasi konvensi hak anak dan program sekolah ramah anak kepada seluruh warga sekolah, serta membuat SOP pengaduan tindakan kekerasan dengan melibatkan wali kelas maupun melalui nomor hotline khusus," terangnya.

Pengukuhan TPPK juga dihadiri oleh Kanit V Satreskrim Polresta Surakarta, AKP Endang Tri Handayani, SH. Sebagai petugas yang sudah berpengalaman menangani berbagai kasus tindak kekerasan anak, ia sangat mengapresiasi pembentukan TPPK di SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo.

"Kami sangat mengapresiasi pengukuhan TPPK di lingkungan SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo. Tentu kami berharap tim ini bisa menjalankan tupoksinya dengan baik, sehingga upaya pencegahan maupun penanganan tindak kekerasan yang berpotensi terjadi di lingkungan sekolah bisa dilaksanakan dengan prosedur yang jelas," pungkasnya. (Nikmah)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pu....

Suara Muhammadiyah

8 March 2024

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 49 mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Univers....

Suara Muhammadiyah

23 September 2023

Berita

KOTIM, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kotawaringin Timur (PDM Kotim), serta Ortom....

Suara Muhammadiyah

21 June 2024

Berita

Belajar dari Falsafah Pohon Memberikan Kebaikan pada Alam Semesta KUPANG, Suara Muhammadiyah - Aksi....

Suara Muhammadiyah

7 September 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Indonesia akan menghelat pesta demokrasi lima tahunan (Pemilu....

Suara Muhammadiyah

12 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah