Refleksi Ramadhan: Sahur sebagai Bekal Spiritual dan Fisik

Publish

7 March 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
958
Foto Istimewa

Foto Istimewa

LEBONG, Suara Muhammadiyah – Bulan suci Ramadhan menjadi waktu istimewa untuk menimba ilmu dan meningkatkan kualitas ibadah. Salah satu momen berharga itu terjadi saat kunjungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Muara Aman di Masjid al-Muhajirin, PRM Selebar Jaya, pada Kamis, 6 Maret 2025, saat Najihus Salam, mahasantri Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menyampaikan tausiah bertema keutamaan sahur.

Dalam tausiahnya, Najihus menekankan bahwa sahur bukan sekadar aktivitas makan sebelum berpuasa, tetapi juga memiliki nilai keberkahan yang besar. “Sahur bukan sekadar mengisi energi untuk berpuasa, tetapi juga mengandung keberkahan sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah. Oleh karena itu, jangan sampai kita melewatkan momen sahur ini,” ujar Najihus di hadapan jamaah yang hadir.

Selain membahas keutamaan sahur, Najihus juga mengingatkan pentingnya menjaga niat dan kesabaran dalam menjalani ibadah Ramadhan. Ia mengajak jamaah untuk tidak hanya berfokus pada aspek fisik puasa, tetapi juga memperhatikan dimensi spiritual dengan meningkatkan ibadah, memperbanyak sedekah, dan menjauhi hal-hal yang bisa mengurangi pahala puasa.

Hambali, perwakilan PCM Muara Aman, dalam sambutannya turut menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dalam beribadah. “Kita sebagai umat Islam harus senantiasa menjaga kebersamaan dan mengutamakan kepentingan bersama. Jangan sampai perbedaan pandangan menjadikan kita terpecah-belah,” tegas Hambali.

Tausiah ini menjadi pengingat bagi jamaah untuk semakin memahami makna sahur dalam konteks ibadah yang lebih luas. Lebih dari sekadar rutinitas sebelum berpuasa, sahur adalah bagian dari sunnah Nabi yang membawa keberkahan bagi setiap muslim yang melaksanakannya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Momentum ini juga menjadi ajang refleksi bagi masyarakat untuk lebih menghayati setiap amalan di bulan Ramadhan, bukan hanya dalam bentuk ibadah wajib, tetapi juga sunnah yang dianjurkan. Dengan memahami makna sahur secara lebih mendalam, diharapkan umat Islam dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih optimal dan meraih keberkahan yang maksimal di bulan yang penuh rahmat ini.

 


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Lazismu Sedayu melaksanakan Bakti Sosial Dropping Air Bersih di Dusun P....

Suara Muhammadiyah

4 November 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah — Ekoteologi di lingkungan kampus tidak boleh berhenti sebagai wa....

Suara Muhammadiyah

21 November 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Satu lagi kader terbaik Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan be....

Suara Muhammadiyah

3 July 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaksi) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonom....

Suara Muhammadiyah

24 March 2024

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Asap kopi mengepul perlahan di bawah langit malam yang teduh. Di halama....

Suara Muhammadiyah

18 May 2025