Pesan KH Sodikin untuk Lulusan ITBAD: Ambil Peran dan Muliakan Hidup

Publish

11 November 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
266
Foto Istimewa

Foto Istimewa

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah — Suasana haru dan khidmat menyelimuti pelaksanaan Wisuda III Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITBAD) Lamongan yang digelar di Gedung Olahraga Lamongan, Sabtu (8/11). Momen tersebut menjadi tonggak penting bagi kampus dalam melahirkan generasi unggul yang siap berkontribusi di tengah masyarakat.

Acara wisuda dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Prof Dr H Biyanto, MAg, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof Dr Dyah Sawitri, SE, MM, Sekretaris Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Prof Dr Ahmad Muttaqin, SAg, MAg, MA, PhD, serta Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, ST, BEng, MSc.

Sebanyak 437 wisudawan dikukuhkan dalam prosesi tersebut, terdiri atas 49 lulusan program pascasarjana, 320 lulusan program sarjana, dan 68 lulusan program diploma. Jumlah itu mencerminkan komitmen ITBAD Lamongan dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang berorientasi pada ilmu, karakter, dan pengabdian.

Dalam sambutannya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Drs KH Shodikin, MPd, menyampaikan pesan penuh makna yang meneguhkan semangat para wisudawan. Ia membuka dengan pantun yang mencairkan suasana.

“Minum es di pinggir Bengawan, mentari cerah begitu menyengat. Selamat dan sukses untuk para wisudawan. Hidupnya berkah, ilmunya manfaat,” ujarnya disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

KH Shodikin kemudian mengajak para lulusan untuk bersyukur atas nikmat dan rahmat Allah SWT. Menurutnya, pendidikan sejati tidak berhenti pada capaian akademik, tetapi harus mengantarkan manusia menuju kehidupan yang bermartabat dan bermanfaat bagi sesama.

“Selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, saya menyampaikan selamat dan sukses. Namun lebih dari itu, pendidikan sejatinya adalah mengantarkan manusia agar bisa hidup layak, bukan sekadar hidup,” tuturnya.

Beliau menekankan bahwa hidup yang layak berarti hidup yang dimuliakan, yang hanya bisa dicapai dengan ilmu, keterampilan, dan karakter yang kuat. Pendidikan, lanjutnya, harus menjadi proses berkelanjutan untuk memaknai hidup dan memberi manfaat bagi orang lain.

“Hidup tidak sekadar hidup, tetapi hidup yang bermakna. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya,” tambahnya.

KH Shodikin juga menegaskan bahwa setelah wisuda, para lulusan akan memasuki fase kehidupan yang sesungguhnya. Dunia kerja dan masyarakat akan menjadi laboratorium kehidupan tempat mereka diuji untuk mengambil peran nyata.

“Ambil peran sesuai bidang dan kemampuanmu. Jangan menunggu. Ketika kalian sudah mengambil peran, di situlah kalian mulai memaknai hidup,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, beliau juga menekankan pentingnya ketakwaan dan akhlakul karimah sebagai pondasi utama dalam memuliakan kehidupan.

“Jika ketakwaan dan akhlakul karimah melekat dalam diri, di mana pun berada, kalian akan tetap menjadi mutiara. Bahkan jatuh di comberan pun tetap berharga,” ucapnya penuh makna.

Menutup sambutannya, KH Shodikin mengingatkan para wisudawan untuk menjaga nama baik almamater dan meneladani semangat perjuangan KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah.

“Jadilah insan yang siap hidup, siap memaknai hidup, dan siap memuliakan hidup. Bawalah nama besar Ahmad Dahlan dengan akhlak dan karya nyata. Semoga ilmu yang kalian dapat bermanfaat, rezekinya berkah, dan bagi yang belum menikah, semoga segera mendapat jodoh,” ujarnya disambut tawa hangat para wisudawan. (hanan)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MEKKAH, Suara Muhammadiyah – Melalui program Arabic and Islamic Camp, tiga santri Pondok Pesan....

Suara Muhammadiyah

14 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Cultural Days yang diinisiasi oleh Fakultas Sastra Budaya dan Komun....

Suara Muhammadiyah

5 June 2024

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah – Kabar duka menyelimuti umat Islam di Indonesia, khususnya kel....

Suara Muhammadiyah

22 December 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi menyerahkan tiga ambulans untu....

Suara Muhammadiyah

12 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Saat ada atau setelah kepergiannya 3 tahun lalu, tepatnya pada 27 M....

Suara Muhammadiyah

1 June 2025