Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Bagi 164 Purna Mahasiswa Kesmas UMKT

Publish

13 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
476
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SAMARINDA, Suara Muhammadiyah - Salahsatu dari kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa kesehatan masyarakat adalah mampu melakukan pemberdayaan. Harapannya dengan adanya pemberdayaan masyarakat dapat tercapai generasi emas 2045.

Hal diatas disampaikan Sri Sunarti, Ph.D Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) saat membuka pelatihan pemberdayaan masyarakat bagi 164 purna mahasiswa lulusan Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, di Aula Lantai 4 Gedung E UMKT, Rabu, 8 Oktober 2025.

Kegiatan dilangsungkan selama sehari bekerjasama dengan Lembaga Sahabat Misykat Indonesia dengan menghadirkan akademisi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Dr. Fatwa Tentama, S.Psi, M.Si.,  yang menyampaikan dua materi sekaligus yaitu  Peran Promotor Kesehatan dalam Proses Pemberdayaan Masyarakat dan Menajemen Pembentukan Jejaring Pemberdayaan Masyarakat di Era Digital.

Para peserta juga mendapatkan suntikan  semangat materi tentang Peningkatan Kapasitas Diri dalam menghadapi dunia kerja yang disampaikan Rusmulyadi, Analis Muda Dinas Pemuda dan Olahraga Bidang Pengembangan Pemuda Provinsi Kalimantan Timur.

Public Healt 5.0 Saatnya lulusan Kesmas menjadi Inovator di Era Digital menjadi materi penutup yang disampaikan Kahar Muzakir seorang praktisi bisnis yang berlatarbelakang Fisioterapis dan mentor beberapa UMKM berskala nasional.

Founder Sahabat Misykat Indonesia, Machnun Uzni disela kegiatan mengatakan, “Sebagaimana tema besar tahun sebelumnya yaitu pemberdayaan masyarakat untuk perubahan sosial, tahun ini lebih diperdalam tentang  adaptasi dengan era digital.

Maka kami hadirkan narasumber yang memperkuat perspektif dari ilmu perilaku yang berintikan bagaimana memandang upaya meningkatkan kesehatan masyarakat melalui intervensi yang mempengaruhi perilaku individu, keluarga, dan lingkungan, dengan fokus pada pemahaman dan perubahan kebiasaan sehat melalui pendekatan berbasis teori dan contoh pada penerapan yang sudah terjadi di lapangan.”

Nanda Octavia Arifin salahsatu peserta yang aktif dalam mengikuti pelatihan ini mengatakan, “Ilmu yang saya dapatkan menjadi bekal berharga dan kedepan harus bermanfaat bagi saya dan lingkungan sekitar.”


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Masjid Al Muttaqiin yang berada di perumahan Grand Tanjung Elok ....

Suara Muhammadiyah

17 March 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di lingkun....

Suara Muhammadiyah

2 May 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menegaskan komitmennya da....

Suara Muhammadiyah

21 March 2025

Berita

SIMALUNGUN, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Sumatera Utara sukses menggel....

Suara Muhammadiyah

15 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Usia adalah beban. Seiring bertambahnya usia, berarti semakin berta....

Suara Muhammadiyah

13 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah