Fakultas Psikologi Uhmuha Berikan Workshop K3 bagi Petani Kopi

Publish

24 June 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
449
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDAACEH, Suara Muhammadiyah - Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) adakan seminar dan Workshop tentang ” menumbuhkan kesadaran pentingnya Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada petani kopi”. di Desa Pantan Pertik, Kecamatan Rusip Antara Kabupaten Aceh Tengah. Senin (24/6/2024)

Tim Dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang terlibat dalam seminar tersebut adalah  Sukri Karim, S.Psi., M.Si, Rizka Dara Vonna, M.Psi., M.Si dan Maharani. diikuti oleh para pemuda, orang tua dan sebahagian ibu rumah tangga dengan antusias.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada petani kopi.

Seminar dan Workshop ini cukup unik karena dilaksanakan pada malam hari Jum'at (21/6), yang diikuti sebagian besar oleh para pemuda, Para peserta tampak menjawab dan menaggapi pemaparan narasumber.

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang terlibat dalam seminar tersebut adalah  Sukri Karim, S.Psi., M.Si, menyampaikan dalam rilis nya ”Sebelum menyampaikan materi tentang menumbuhkan kesadaran pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja, peserta diberikan pre-test yang berkaitan dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman/pengetahuan petani tentang K3.”

Selain diberikan pre-test, tim dosen Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) juga melakukan praktik pemakaian alat pelindung diri untuk para petani dalam mengupayakan peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Ungkap Sukri Karim

Lebih lanjut Sukri Karim menyampaikan  ”saya pikir tema keselamatan dan kesehatan kerja penting disampaikan pada Petani, mengingat mereka setiap harinya menggunakan alat-alat yang dapat berbahaya pada Keselamatan dan Kesehatan kerja pada saat bekerja seperti mesin babat rumput, parang, penggunaan Pestisida dan Herbisida secara aman”.

Pertanyaan yang diajukan peserta seputar cara memakai peralatan pertanian yang aman, pemakaian APD, penggunaan Pestisida, Herbisida  dan Pertolongan pertama pada Kecelakaan P3K. jika terjadi kecelakaan kerja seperti terluka apa yang harus dilakukan pertama sekali, obat-obat apa saja yang harus disiapkan dirumah untuk pertolongan pertama pada kecelakaan akibat kerja.

Mengenai akibat kecelakaan kerja, dikatakan akan berdampak pada aspek psikologis dan ekonomi. Aspek spikologis bila terjadi kecacatan yang permanen akbiat kecelakaan akan berdampak pada kepercayaan diri, hubungan sosial dan dampak ekonomi akan mengeluarkan biaya yang lebih banyak untuk perawatan, tidak lagi produktif, mengganggu pekerjaan dan lain sebagainya selain itu tidak semua kecelakaan kerja akan ditanggung oleh PBJS.

Sebagai petani yang bekerja dan selalu bersentuhan dengan peralatan yang dapat menjadikan kecelakaan kerja petani harus mampu menjaga dan berhati-hati agar selalu terhindar dari kecelakaan disaat bekerja. Tutup Sukri Karim (Ags /Ha/Za)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TEMANGGUNG, Suara Muhammadiyah - Badan Pelaksana Operasi (BPO) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda M....

Suara Muhammadiyah

10 December 2023

Berita

MEDAN, Suara Nuhammadiyah - Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU....

Suara Muhammadiyah

8 February 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah –  Rahmansyah Sibarahi SH MH diamanahkan menjadi nakhoda baru P....

Suara Muhammadiyah

29 July 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung), Herry Suha....

Suara Muhammadiyah

5 June 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo borong 10 piala dala....

Suara Muhammadiyah

9 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah