PCIM Tiongkok Adakan Audiensi dengan PP Muhammadiyah dan Kedubes RRT

Publish

25 January 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
476
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pada Jumat, 19 Januari 2024, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Tiongkok (PCIM-Tiongkok) mengadakan silaturahim dan audiensi dengan PP Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah di Jakarta. Pengurus PCIM-Tiongkok yang turut hadir antara lain Ketua Dewan Pakar Endy Sjaiful Alim, Ketua Dewan Penasihat Muhammad Aziz, Ketua Umum Zanuwar Hakim Atmantika, Sekretaris Umum Henri Setiawan, Bendahara Joko Pilianto, Ketua Regional Xi'an Agus Salim, dan Ketua Regional Beijing Bella Jastacia. Silaturahim ini diterima oleh Ketua PP Muhammadiyah Dr. H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag.

Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Aziz menyampaikan informasi terkait hasil Musyawarah Cabang PCIM-Tiongkok 2023 yang menghasilkan lima formatur terpilih yang berhasil menyusun struktur personalia PCIM-Tiongkok secara lengkap. Beberapa program utama yang diinisiasi berkaitan erat dengan tema internasionalisasi Muhammadiyah di Tiongkok, terutama di bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM). Muhammad Aziz berharap ide besar ini mendapatkan dukungan penuh dari PP Muhammadiyah.

Zanuwar Hakim Atmantika menyampaikan informasi terkait agenda pelantikan pengurus PCIM-Tiongkok yang direncanakan pada tanggal 10 Maret 2024 di Beijing. Ia menyampaikan harapannya agar pelantikan ini dapat dihadiri langsung oleh pimpinan pusat Muhammadiyah.

Sementara itu, Anwar Abbas menyambut baik silaturahim tersebut dan memberikan pesan khusus kepada pengurus dan kader Muhammadiyah yang sedang menempuh pendidikan di Tiongkok. Anwar Abbas menekankan pentingnya memperkuat kemampuan komunikasi dan penguasaan bahasa Mandarin mengingat kemajuan Tiongkok dalam mengembangkan ekonomi, teknologi, dan sains.

“Kalian hidup dimana peradaban baru sudah dimulai. Eropa dan Amerika sudah dapat dipastikan akan kehilangan predikat sebagai negara adidaya di dunia. China akan tampil sebagai negara superpower baru," pungkasnya.

Setelah pertemuan di Kantor PP Muhammadiyah, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Jl. Mega Kuningan No. 2 Jakarta Selatan. Rombongan PCIM-Tiongkok diterima oleh Counsellor Qiu Xinli, Zhu Yarong (Kepala Bagian Politik), dan Zhang Zhiruo (Sekretaris II). Dalam pertemuan tersebut, PCIM-Tiongkok menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan untuk belajar di berbagai universitas di Tiongkok. Meskipun sempat terhalang pandemik covid-19, namun pembelajaran dapat ditempuh dengan baik.

Kunjungan ke Kedutaan Besar Tiongkok menjadi momen yang penting dalam memperkuat hubungan antara Muhammadiyah dan Tiongkok. Counsellor Qiu Xinli mengapresiasi kontribusi PCIM-Tiongkok dalam menciptakan iklim pendidikan yang positif dan siap untuk menjalin kerja sama yang lebih erat di masa depan. PCIM-Tiongkok menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dalam menjalin hubungan yang lebih kuat dan harmonis, memberikan manfaat terhadap kedua negara, terutama dalam pergerakan people to people. Dalam pertemuan tersebut, muncul potensi kerja sama lebih lanjut dalam bidang pendidikan, budaya, dan pertukaran antarwarga.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALAYSIA, Suara Muhammadiyah - Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) me....

Suara Muhammadiyah

20 June 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2022 Universitas Muhammadiyah Yogyak....

Suara Muhammadiyah

15 January 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Pemerintah Kabupaten Sleman menyerahkan Bangunan Milik Daerah berupa ba....

Suara Muhammadiyah

19 September 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Menyambut bulan suci Ramadhan 1445 H, SMP Muhammadiyah Program Khusus Kot....

Suara Muhammadiyah

12 March 2024

Berita

BANDAACEH, Suara Muhammadiyah - Keluarga besar Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Aceh menyelenggarakan Sila....

Suara Muhammadiyah

3 April 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah