BANTUL, Suara Muhammadiyah — MTs Muhammadiyah Kasihan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penyelenggaraan Program Pendampingan Guru pada Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Menumbuhkan Kesiapan Belajar Siswa melalui Pendekatan Disiplin Positif dalam Proses Pembelajaran.”
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini diikuti oleh seluruh guru dan dilaksanakan mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WIB. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis madrasah dalam memperkuat kompetensi guru, khususnya dalam membangun budaya belajar yang sehat, humanis, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik.
Acara diawali dengan registrasi, pembukaan, serta sambutan dari Kepala MTs Muhammadiyah Kasihan yang menekankan pentingnya peran guru dalam menumbuhkan kesiapan belajar siswa melalui pendekatan yang lebih positif dan membangun.
Turut memberikan sambutan, Wakil Kepala Bidang ISMUBA, Firman Arif, yang menegaskan bahwa peningkatan kualitas pembelajaran merupakan ikhtiar berkelanjutan yang harus dilakukan secara konsisten oleh seluruh elemen madrasah. Dalam penyampaiannya, beliau menyampaikan bahwa pendekatan disiplin positif menjadi salah satu kunci dalam menciptakan suasana belajar yang tidak hanya kondusif, tetapi juga membangun kesadaran dan tanggung jawab siswa.
“Madrasah harus terus bergerak dan berbenah. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dengan pendekatan yang penuh empati dan keteladanan. Disiplin positif adalah jalan untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna,” ungkap beliau.
Kegiatan inti menghadirkan dua narasumber berkompeten. Materi pertama disampaikan oleh Oktarini Pratama, S.Par., M.Sc., yang mengupas strategi menumbuhkan kesiapan belajar siswa dari sisi psikologis dan emosional. Sementara itu, materi kedua oleh Riky Sambora, S.H., M.H., membahas disiplin positif dari perspektif hukum dan perlindungan anak dalam dunia pendidikan.
Antusiasme peserta terlihat tinggi, terutama dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para guru berbagi pengalaman serta tantangan yang dihadapi di kelas, sekaligus mencari solusi bersama yang aplikatif dan relevan.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan pengisian kuisioner sebagai bentuk evaluasi, pemberian hibah barang, foto bersama, serta penutupan acara.
Melalui kegiatan ini, MTs Muhammadiyah Kasihan berharap para guru semakin siap mengimplementasikan pendekatan disiplin positif dalam pembelajaran, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, efektif, dan berdaya guna bagi perkembangan siswa.
Program ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan serta membentuk generasi yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia. (rf)
