Misi Besar Membangun Jembatan Keilmuan dan Kebudayaan di Asia Tenggara

Publish

21 March 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
437
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MALAYSIA, Suara Muhammadiyah - Dalam era globalisasi, kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk memperkuat hubungan diplomasi, ekonomi, dan pendidikan. Salah satu tokoh yang memiliki visi besar dalam mempererat hubungan antarnegara di Asia Tenggara adalah Dr. Saidul Amin, Rektor Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Dengan misi besar yang diusungnya, ia berupaya untuk "menyatukan" Indonesia dan Malaysia—khususnya di wilayah Perlis—melalui jalur akademik, kebudayaan, dan keagamaan.  

Sebagai akademisi dan pemimpin perguruan tinggi, Dr. Saidul Amin aktif menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh penting di Malaysia, termasuk Raja Perlis dan Mufti setempat, bahkan sampai ke Perdana Menteri Malaysia. Langkah ini menjadi fondasi bagi kerja sama yang lebih erat antara Indonesia dan Malaysia, tidak hanya dalam bidang pendidikan tetapi juga dalam aspek sosial dan budaya.  

Misi ini tidak berhenti di Malaysia. Dr. Saidul Amin telah memperluas jangkauan kerja sama dengan Thailand, dan dalam waktu dekat, Vietnam juga menjadi target ekspansi akademik dan intelektual. Visi ini sejalan dengan semangat integrasi Asia Tenggara yang mengutamakan pendidikan sebagai motor penggerak kemajuan kawasan.  

UMAM: Menuju Universitas Muhammadiyah Bertaraf ASEAN  

Dengan inisiatif ini, Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) bukan hanya menjadi representasi Muhammadiyah di Malaysia, tetapi juga berkembang menjadi pusat keilmuan yang menjangkau seluruh Asia Tenggara. Harapannya, UMAM tidak hanya dikenal sebagai universitas Muhammadiyah di Indonesia dan Malaysia, tetapi sebagai lembaga pendidikan unggulan di tingkat ASEAN.  

Upaya Dr. Saidul Amin dalam membangun jembatan akademik antarnegara bukan sekadar wacana, tetapi sebuah keniscayaan yang perlahan mulai terwujud. Dengan pendekatan diplomasi pendidikan, nilai-nilai keislaman, dan semangat persatuan, ia menempatkan UMAM dan UMRI sebagai garda depan dalam mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya.  

Semoga langkah besar ini tidak hanya memperkuat persaudaraan serumpun, tetapi juga menjadi model bagi institusi pendidikan lain dalam membangun kolaborasi lintas batas untuk kemajuan bersama.
Wallahu a'lam bish shawab


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kiprah Muhammadiyah untuk tanah Papua selalu menyajikan kisah....

Suara Muhammadiyah

17 March 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Futsal Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE....

Suara Muhammadiyah

12 February 2025

Berita

KEBUMEN, Suara Muhammadiyah - Ahad, 5 Mei 2024, Pantai Sawangan, Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen,....

Suara Muhammadiyah

5 May 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Jelang perayaan Idul Adha 1445 Hijriyah, Universitas Muhammadiyah Ri....

Suara Muhammadiyah

24 June 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pendiri Persyarikatan Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan telah meng....

Suara Muhammadiyah

5 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah