Lakukan Studi Tiru ke BTM Pusat Jawa Tengah, BTM Pekalongan dan Pemalang
PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah — Lembaga Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LP UMKM) PWM Jawa Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemandirian ekonomi umat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah percepatan pembentukan Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) se-Jawa Barat melalui kegiatan studi tiru ke BTM Pusat Jawa Tengah, BTM Pekalongan dan BTM Pemalang, yang telah lebih dulu berkembang dan dinilai berhasil.
Kegiatan studi tiru ini dipimpin langsung oleh Ketua LP UMKM PWM Jawa Barat, Ardi Fajar Gunawan, dan didampingi oleh Bendahara Umum PWM Jawa Barat, Acep Muharom. Rombongan disambut hangat oleh jajaran pengurus dan manajemen BTM Pusat Jawa Tengah, BTM Pekalongan serta BTM Pemalang yang berbagi pengalaman, praktik terbaik, hingga strategi pengelolaan kelembagaan dan usaha.
Dalam keterangannya, Ardi Fajar Gunawan menyampaikan bahwa studi tiru ini merupakan bagian dari program LP UMKM Gaspoll (Gerakan Akselerasi dan Optimalisasi LP UMKM) yang bertujuan mendorong lahirnya BTM-BTM baru yang sehat, profesional, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Jawa Barat.
“BTM bukan hanya lembaga keuangan, tetapi instrumen dakwah ekonomi Muhammadiyah. Melalui studi tiru ini, kami ingin memastikan BTM yang akan dibentuk di Jawa Barat memiliki tata kelola yang kuat, SDM yang siap, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM dan warga persyarikatan,” ujar Ardi Fajar Gunawan.
Sementara itu, Bendahara Umum PWM Jawa Barat, Acep Muharom, menegaskan pentingnya kehati-hatian dan profesionalisme dalam pendirian dan pengelolaan BTM. Menurutnya, keberhasilan BTM Pekalongan dan Pemalang tidak lepas dari manajemen yang disiplin, transparan, serta kepercayaan masyarakat yang terus dijaga.
“Studi tiru ini menjadi bekal penting agar BTM di Jawa Barat tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi benar-benar kuat secara sistem, keuangan, dan kebermanfaatan,” ungkap Acep Muharom.
Selama kegiatan berlangsung, rombongan LP UMKM PWM Jawa Barat mempelajari berbagai aspek, mulai dari proses pendirian BTM, sistem operasional, pengelolaan pembiayaan UMKM, manajemen risiko, hingga strategi pengembangan usaha dan pelayanan anggota.
Ke depan, LP UMKM PWM Jawa Barat menargetkan terbentuknya BTM-BTM baru di berbagai daerah di Jawa Barat sebagai motor penggerak ekonomi umat dan penguat ekosistem UMKM Muhammadiyah. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi pembiayaan yang adil, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan, serta memberikan dampak nyata terhadap persyarikatan.

