Kajian Ramadhan PWM Jatim Luncurkan Buku Karya Kepala SMPM 14 Paciran

Publish

10 March 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
176
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Bertempat di Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur sukses menggelar Kajian Ramadan 1446 H, Sabtu (8/3). Kajian ini mengusung tema “Baldah Thayyibah: Refleksi untuk Negeri” untuk membedah konsep “negeri yang baik dan diberkahi” dalam perspektif Islam berkemajuan, serta relevansinya dengan kondisi Republik saat ini.

Dalam pengajian ini, juga disemarakkan dengan apresiasi untuk para aktivis literasi, sekaligus launching buku hasil karya kader Muhammadiyah Jawa Timur. 

Salah satu buku yang diluncurkan berjudul “Cahaya Ramadan di Pantura” karya Ali Efendi, Kepala SMP Muhammadiyah 14 Karangasem Paciran Lamongan Jawa Timur.

Ali Efendi mengatakan bahwa buku ini hadir sebagai bentuk refleksi atas keistimewaan bulan suci Ramadan, tidak hanya sebagai momentum spiritual, tetapi sebagai bagian penting dari kehidupan sosial, budaya, dan pendidikan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir pantura Jawa.

“Ramadan selalu membawa nuansa berbeda di setiap daerah, termasuk di kawasan pesisir utara Jawa yang kaya akan tradisi dan budaya maritim. Di balik hiruk-pikuk kehidupan masyarakat pesisir, Ramadan menjadi titik temu antara nilai-nilai religius, kebiasaan lokal, hingga kekayaan kuliner khas yang memperkaya khazanah budaya Indonesia,” ungkap alumnus UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta ini.

Ali berharap karyanya dapat menjadi sumber inspirasi dan pengetahuan, tidak hanya bagi masyarakat pantura tetapi juga bagi pembaca yang ingin memahami dan menyelami bagaimana Ramadan dijalani dengan penuh makna di berbagai penjuru negeri. 

“Semoga setiap lembar yang tersaji mampu menghadirkan pencerahan, mempererat ikatan kebersamaan, persaudaraan, kebahagiaan, dan memperkaya wawasan tentang keberagaman tradisi Ramadan di persada tanah air,” ungkapnya.

Anggota DPR RI 2019-2024 yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya 2003-2011 Zainuddin Maliki turut memberikan mengapresiasi. Menurutnya, buku ini bukan sekadar bacaan biasa, melainkan sebuah jendela yang membuka pandangan pembaca terhadap kekayaan spiritual, budaya, dan pendidikan di bulan Ramadan. 

“Saya kira setiap bagian buku ini membawa pembaca menyelami makna terdalam Ramadan, tidak hanya sebagai ritual ibadah, tetapi juga sebagai refleksi diri, alat edukasi, dan pelestarian tradisi, khususnya di pesisir pantai utara Jawa,” imbuhnya.

Ketua PDM Lamongan, H Shodikin mengatakan, buku ini merupakan bacaan yang penting untuk dimiliki bagi siapa saja yang ingin memahami Ramadan dari sudut pandang luas. 

“Pak Ali dengan apik merangkai kisah, renungan, dan refleksi mendalam tentang bagaimana bulan suci memberi warna pada kehidupan masyarakat pantura. Sebuah karya yang tak hanya menginspirasi, tetapi juga memperkaya khazanah budaya dan spiritualitas kita semuanya,” pungkasnya. (Fahri/Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Lebaran Terakhir  Cerpen Affan Safani Adham Siapa yang tahu kalau saat ini adalah waktu terak....

Suara Muhammadiyah

10 May 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - RSU PKU Muhammadiyah Aghisna Kroya Cilacap menyelenggarakan Kajian Mem....

Suara Muhammadiyah

21 March 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau dalam upayanya memper....

Suara Muhammadiyah

15 September 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan P....

Suara Muhammadiyah

18 March 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tim Pengabdian Masyarakat dari Program Magister Pendidikan Agama Isl....

Suara Muhammadiyah

12 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah