YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam upaya meningkatkan akses air bersih dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di Gunungkidul, Lazismu Mantrijeron dan KAI DAOP 6 Kota Yogyakarta menjalin kerjasama. Ditandai dengan penandatanganan MoU yang berlangsung di kantor Lazismu Mantrijeron (28/08). Perwakilan dari kedua lembaga hadir dalam acara tersebut. Ini menandai langkah nyata mereka dalam mendukung pembangunan sosial dan lingkungan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Lazismu dan KAI DAOP 6 menyalurkan bantuan berupa dua tandon air permanen yang bernilai Rp 60.000.000. Dana tersebut merupakan dana CSR KAI DAOP 6 Yogyakarta dan disalurkan melalui Lazismu. Program ini merupakan bagian dari komitmen mereka dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan, khususnya melalui Program Bina Lingkungan. Dengan adanya bantuan ini, kedua lembaga berupaya mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar.
Dalam acara ini, kedua lembaga memperkuat kolaborasi mereka dan menunjukkan dukungan nyata terhadap pembangunan desa serta peningkatan kualitas hidup warga. Selain pembangunan tandon air, kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk aktif menjaga dan memanfaatkan infrastruktur secara optimal.
Lokasi pembangunan tandon pertama berada di Sengonkerep, Sampang, Gedangsari. Sementara itu, lokasi kedua berada di Padukuhan Prigi, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus. Kedua daerah tersebut terpilih karena kebutuhan mendesak akan akses air bersih. Pembangunan ini bertujuan membantu warga memenuhi kebutuhan harian mereka dan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat setempat.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan dorongan bagi berbagai pihak untuk mendukung program kemanusiaan dan pembangunan di Yogyakarta. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, suasana yang harmonis dan inklusif dapat tercipta, meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Selain itu, kegiatan seperti ini dapat memperkuat rasa solidaritas dan tanggung jawab bersama untuk membangun masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. (Nur’aini Puji)