KARTASURA, Suara Muhammadiyah – Islam adalah agama yang memiliki paradigma yang positif dan konstruktif tentang dunia dan segala aspek kaitannya, salah satunya berkaitan dengan tata cara mengurus dunia.
“Islam adalah agama yang mengajarkan kemajuan hidup bagi seluruh umat manusia,” tegas Ari Anshori dalam Khutbah Idul Fitri 1447 H, Jumat (20/3) di Halaman Masjid Jami' Aisyah Binti Musa Klinggen, Ngadirejo, Kartasura, Jawa Tengah.
Manusia dalam pandangan Islam, kata Ari, diciptakan justru sebagai khalifah untuk memakmurkan bumi. Kaum muslimin dikategorisasikan khayra ummah, karena kehadirannya memiliki tugas suci mendakwahkan Islam.
“Tugas mulia itu guna melanjutkan misi kerisalahan Nabi untuk menjadi rahmatan lil-'alamin,” terang Dewan Syariah Mejelis Pendayagunaan Wakaf Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.
Itulah dasar paradigma Islam tentang kehidupan. “Yakni prokehidupan untuk kemaslahatan dan bukan antikehidupan,” tegas Ari.
Prinsip dasarnya manusia, sambungnya, diharuskan membangun di muka bumi tetapi jangan merusaknya atau berbuat "fasad fil-ardl". Kemajuan hidup di dunia harus diraih oleh umat manusia, lebih-lebih bagi kaum muslimin.
“Kemajuan hidup kaum muslimin maupun umat manusia secara umum tidak hanya pesan normatif dan imperatif dari ajaran Islam, tetapi diwujudkan dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad bersama kaum muslimin dalam membangun peradaban,” ujarnya.
Peradaban maju justru karena umat Islam berbuat ihsan dan amal shaleh yang melahirkan pencerahan atau "al-Madinah al-Munawwarah". (Cris)
