Dekan FST UM Bandung Jadi Pembicara di Konferensi EUBCE Spanyol

Publish

17 June 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
511
Istimewa

Istimewa

SPANYOL, Suara Muhammadiyah – Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Arief Yunan menjadi salah satu pemateri dalam ajang internasional bergengsi The 33rd European Biomass Conference and Exhibition (EUBCE 2025) yang diselenggarakan di Valencia, Spanyol, dari 09-13 Juni 2025.

EUBCE merupakan forum tahunan terbesar di Eropa yang mempertemukan ilmuwan, akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara untuk membahas kemajuan riset dan teknologi dalam bidang biomassa serta energi terbarukan. Tahun ini menandai pelaksanaan EUBCE yang ke-33.

Kehadiran Arief dalam forum prestisius ini dikonfirmasi langsung oleh panitia penyelenggara melalui surat resmi. Ia memberikan presentasi ilmiah sebagai bagian dari program utama konferensi yang menandai kontribusinya dalam memperkuat kolaborasi internasional di bidang energi dan lingkungan.

Pada konferensi kali ini, Arief menyampaikan presentasi berjudul ”Local Biomass Development in Indonesia: A Root Cause Perspective on Key Barriers.”

Sebagai akademisi yang juga tercatat sebagai dosen di UM Bandung, Arief membawa semangat ilmiah dari Indonesia ke panggung global. Keterlibatannya dalam EUBCE mempertegas peran aktif Indonesia dalam wacana transisi energi berkelanjutan dan pemanfaatan biomassa sebagai solusi energi ramah lingkungan.

EUBCE sendiri dikenal luas sebagai konferensi dan pameran biomassa terbesar di dunia. Mengutip laman europeanbiogas.eu, forum ini setiap tahunnya mempertemukan lebih dari 1.500 pakar dari 80 negara untuk berbagi ide, inovasi, dan solusi terkait sumber daya biomassa, proses produksi, dan pemanfaatannya secara efektif berkelanjutan.

Topik ilmiah yang dibahas dalam EUBCE 2025 mencakup berbagai isu penting. Di antaranya sumber daya berkelanjutan untuk mendukung dekarbonisasi ekonomi, konversi biomassa menjadi pembawa energi bioantara, biofuel berkelanjutan, integrasi bioenergi, dan lainnya.

Partisipasi aktif akademisi seperti Arief dari UM Bandung mencerminkan pentingnya keterlibatan pemikir dan peneliti Indonesia di forum-forum internasional. Hal ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat jejaring ilmiah global serta mendukung visi Indonesia menuju pembangunan energi yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.***(FA)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Imogiri (MUHIM) Bantul DIY....

Suara Muhammadiyah

4 October 2023

Berita

PONOROGO, Suara Muhammadiyah - Pengajian Ahad Pagi Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) dilaksan....

Suara Muhammadiyah

1 September 2024

Berita

LABUHANBATU UTARA, Suara Muhammadiyah – Majelis Kader dan Sumber Daya Insani (MKSDI) Pimpinan ....

Suara Muhammadiyah

22 March 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) resmi melantik delapan Koordinato....

Suara Muhammadiyah

14 May 2025

Berita

PAREPARE, Suara Muhammadiyah - Selamat, Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) mengukuhkan dua do....

Suara Muhammadiyah

2 January 2025