DAKWAH, SENI, DAN GELANGGANG BERSAMA

Publish

24 January 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1872
Foto Istimewa

Foto Istimewa

DAKWAH, SENI, DAN GELANGGANG BERSAMA

Kalau kita membuka album foto Muhammadiyah masa lalu, kita pasti akan menjumpai foto pasukan drumband. Seakan-akan Muhammadiyah dan drumband merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Fakta ini nyaris hadir di seluruh daerah di tanah air. Di mana ada Muhammadiyah di situ pasti akan ada Pasukan Genderang dan Terompet (PGT) atau Pasukan Genderang, Terompet, dan Seruling (PGTS).

Kala itu, PGTS seakan-akan sengaja dibentuk oleh Muhammadiyah untuk menunjukkan semangat kemajuan Muhammadiyah. Satu keputusan yang sangat berani. Kala itu, kehadiran PGTS ini tidak sesederhana masa sekarang. Kala itu, alat musik selain rebana masih banyak diharamkan oleh para pemuka agama Islam. Apalagi alat musik modern yang dibawa kaum kafir dan seruling yang sering disebut sebagai alat tiupan setan.

Namun, seperti sepak bola yang kala itu juga pernah diharamkan oleh mayoritas tokoh agama Islam, Muhammadiyah terus berkembang dengan PGTS nya. Kalau dicermati ulang pada masa awal, Muhammadiyah memang terbiasa memanfaatkan berbagai perangkat kesenian untuk memperlancar gerakan dakwahnya. Hal itu setidaknya terekam pada tradisi yang sampai sekarang masih lestari. Selalu ada lagu yang dibuat untuk menyemarakkan Kongres/Muktamar.

Pada masa awal perintisan, Muhammadiyah cenderung memilih memakai seni modern daripada seni tradisi. Pilihan ini mungkin didasarkan pada asumsi bahwa segala hal yang modern dianggap sebagai lambang kemajuan. Pilihan ini sekaligus juga sebagai pembeda dengan kelompok Islam Kolot yang selalu menolak seluruh tradisi dan budaya modern. Sejarah kemudian mencatat, pilihan ini merupakan hal yang sangat tepat. Banyak anak muda dan orang Islam yang berpikir maju modern dengan suka rela bergabung dengan Muhammadiyah.

Selengkapnya dapat membeli Majalah Suara Muhammadiyah digital

Klik di sini https://buku.suaramuhammadiyah.id/#/books/detail/?q=dakwah-seni-dan-gelanggang-bersama-2


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Editorial

‘Aisyiyah Role-Model Perempuan Islam Berkemajuan Oleh” Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si. ....

Suara Muhammadiyah

26 November 2025

Editorial

Muhammadiyah Korektif-Bijaksana Oleh: Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si. Siapa bilang Muhammadiyah tid....

Suara Muhammadiyah

24 January 2025

Editorial

Elite Politik Negarawan Awal Oktober 2024 merupakan momentum baru pelantikan anggota MPR, DPR, dan ....

Suara Muhammadiyah

10 September 2025

Editorial

Kebijakan Pimpinan Pusat dan Pelaksanaan Program Oleh Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si. Muktamar ke-4....

Suara Muhammadiyah

17 April 2024

Editorial

Membangun Keunggulan Umat Islam Oleh Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si. Umat Islam Indonesia di dalam ....

Suara Muhammadiyah

31 August 2023