Baitul Arqam Guru SD Muhammadiyah Sleman, Ruang Penempaan Ideologi Persyarikatan

Publish

19 January 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
348
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Baitul Arqam Elementary 2026 kolaborasi MKPSDI Sleman dengan Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Sleman menjadi ruang pembinaan ideologi dan keislaman, khususnya bagi guru Muhammadiyah. Karenanya, Baitul Arqam tidak boleh dikesampingkan atau dianggap remeh temeh.

“Harus mengikuti sungguh-sungguh,” kata Harjaka, Ketua PDM Kabupaten Sleman, dengan outputnya terjadi penguatan pemahaman kerangka Al Islam dan Kemuhammadiyahan. “Meningkatnya rasa memiliki dan kecintaan terhadap Muhammadiyah,” sambungnya, saat membuka di SMK Muhammadiyah Prambanan, Sabtu (17/1).

Rancang bangun Baitul Arqam ini secara khusus untuk memperkuat peran guru sebagai pendidik sekaligus kader Persyarikatan. Yang diakui Hendro Sucipto, proses melahirkan kader itu tidak sekali jadi. “Harus dibentuk, dibina, dan digembleng melalui proses yang berkelanjutan,” tuturnya dihadapan 90 peserta dari SD Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman.

Ditambahkan Ketua Majelis MPKSDI PDM Kabupaten Sleman itu, melalui Baitul Arqam harus sebagai sarana strategis untuk meneguhkan semangat perjuangan guru Muhammadiyah melalui Amal Usaha Muhammadiyah, khususnya di sektor pendidikan. “Setelah BA ini peserta bisa menjadi Guru Muhammadiyah, tidak hanya sekedar Guru di Sekolah Muhammadiyah,” sebutnya.

Materi Baitul Arqam diisi oleh Harjaka dengan tema “Tauhid sebagai Pondasi Utama.” Kemudian, “Peneguhan Ideologi Muhammadiyah”, menjadi tema yang disampaikan Hendro Sucipto. Berikutnya, Yayan Suryana (PWM DIY) yang membawakan materi “Ibadah Sesuai Tuntunan Rasulullah (HPT).” 

Berikutnya, Hasanudin (Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 3 Depok) menyampaikan topik seputar “Komitmen dan Etos Kerja di AUM.” Dan “Revitalisasi Sekolah: Menuju Sekolah yang Unggul dan Berkemajuan”, merupakan materi yang disampaikan Surakhmad, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Sleman. Juga, ada Focus Group Discussion (FGD) bertema “Menjadi Kader Muhammadiyah”.

Melalui Baitul Arqam 2026 ini, para guru Muhammadiyah semakin memiliki pemahaman keislaman yang kokoh, ideologi Persyarikatan yang kuat, serta komitmen tinggi dalam menjalankan tugas pendidikan untuk mewujudkan sekolah Muhammadiyah unggul, berkemajuan.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melaksanakan Workshop Kurikulum....

Suara Muhammadiyah

13 August 2024

Berita

SAMBAS, Suara Muhammadiyah - Nelayan Kampak Indah  Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas setelah men....

Suara Muhammadiyah

28 September 2024

Berita

THAIF, Suara Muhammadiyah – Ketua Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muchama....

Suara Muhammadiyah

28 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Definisi sukses seorang muslim tidak seharusnya berhenti pada ....

Suara Muhammadiyah

7 October 2025

Berita

BATU, Suara Muhammadiyah - Masjid tarikan maknanya memang tempat pelaksanaan shalat. Dalam sesi Rapa....

Suara Muhammadiyah

25 October 2025