Amal Usaha Muhammadiyah dan Tekad Untuk Menjadi yang Terbaik

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
383
Buya Anwar Abbas

Buya Anwar Abbas

Oleh: Buya Anwar Abbas, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Salah satu tantangan terberat yang dihadapi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) seperti yang disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir adalah bagaimana membuat AUM tersebut menjadi yang terbaik di bidangnya sesuai dengan level atau tingkatannya. Kalau belum bisa menjadi yang terbaik di level asia tenggara misalnya minimal di level nasional atau propinsi atau kabupaten kota.

Hal ini harus menjadi azam dan cita-cita bagi setiap pimpinan amal usaha Muhammadiyah. Untuk itu beberapa hal yang perlu dan harus mendapat perhatian oleh masing-masing pimpinan AUM adalah: Pertama, menjaga persatuan dan kesatuan diantara civitas amal usaha dan antara civitas amal usaha dengan pimpinan Persyarikatan. 

Kedua, mengembangkan kepemimpinan yang visioner, terbuka , bertanggung jawab dan ramah sehingga bisa mendorong bagi terciptanya partisipasi aktif dari semua pihak untuk berkontribusi positif dalam memajukan amal usaha.

Ketiga, meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang ada di masing-masing amal usaha secara baik dan terukur.

Keempat, menerapkan sistem manajemen yang modern dan reward sistem yang baik. Hal yang terakhir ini tentu dengan memperhatikan tingkat pendapatan dan kemampuan dari masing-masing amal 6usaha.

Kelima, menghormati ide-ide dan gagasan-gagasan yang cemerlang dan berusaha untuk memajukan dan menerapkannya di masing-masing amal usaha.

Keenam, memiliki kemampuan yang baik dalam membangun hubungan dan komunikasi dengan berbagai pihak terutama dengan kelompok kepentingan yang ada serta responsive terhadap perubahan yang terjadi dalam berbagai bidang dan level kehidupan.

Ketujuh, memiliki kecerdasan finansial sehingga mampu mengatasi masalah-masalah yang terkait dengan dana dan keuangan.

Saya melihat jika hal-hal yang disampaikan ketua umum tersebut bisa direspon dan dilaksanakan dengan baik oleh masing-masing amal usaha maka tentu proses mobilitas vertikal dari masing-masing AUM akan terjadi sehingga amal-amal usaha Muhammadiyah akan bisa menjadi Top of Mind atau pilihan utama dan pertama bagi masyarakat. Untuk itu diperlukan kerja keras dan bersungguh-sungguh dari masing-masing pimpinan AUM yang kesemuanya kita harapkan digerakkan dan diorkestrasi oleh keinginan untuk berbakti dan mengabdi kepada Allah Swt. Semoga.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Ramadhan dan Normalisasi Polarisasi Politik Akhmad Khairudin, M.B.A., Majelis Ekonomi PCM Turi Pem....

Suara Muhammadiyah

19 February 2024

Wawasan

Kuman di Seberang Lautan dan Gajah di Pelupuk Mata Oleh: Mohammad Fakhrudin Banyak orang lebih sib....

Suara Muhammadiyah

21 November 2025

Wawasan

Oleh: Donny Syofyan Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Peristiwa Isra` dan Mi'raj meru....

Suara Muhammadiyah

7 February 2024

Wawasan

Jalan Lurus sebagai Etos Spiritual: Pembacaan Filosofis-Sufistik QS. Al-Fātiḥah [1]:7 dan Relevan....

Suara Muhammadiyah

3 December 2025

Wawasan

Ber-'Aisyiyah Sepanjang Usia Dr Amalia Irfani, Dosen IAIN Pontianak, LPPA PWA Kalbar  Berkese....

Suara Muhammadiyah

20 May 2024