Ada di Mana-mana, Ini Ciri Khas Pelayanan Rumah Sakit Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
409
dr H Agus Taufiqurrohman, SpS., MKes

dr H Agus Taufiqurrohman, SpS., MKes

BREBES, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah telah banyak melahirkan amal usaha di banyak tempat, dan bersamaan dengan itu, masyarakat pun merasakan manfaat secara nyata. Salah satunya amal usaha di bidang pelayanan kesehatan.

Kunci semua itu, pertama karena pelayanan kesehatan di Muhammadiyah senantiasa menampilkan prinsip kasih sayang (ar-rahmah). “Karena pelayanan kesehatan bagian dari dakwah rahmatan lil ‘alamin,” beber Agus Taufiqurahman.

Agus berpesan kepada seluruh dokter, perawat, dan tenaga medis, harus memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Ini yang paling fundamental menurut Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

“Kalau ada perawat, dokter kok suka murah, apalagi sama pasien, ini tidak sesuai dengan prinsip pelayanan kesehatan Islam yang dimiliki Muhammadiyah,” tekannya saat Pengajian Ramadan dan Peresmian Gedung Poliklinik Eksekutif Ar-Raudhah RS Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, Ahad (25/1).

Kedua, pelayanan kesehatan di Muhammadiyah spiritnya pro kepada kelompok dhua’afa. Agus mendorong seluruh rumah sakit Muhammadiyah mesti punya komitmen untuk hadir kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Jadi harus memperhatikan orang miskin, mustad'afin (orang-orang yang lemah), ditolong oleh layanan Muhammadiyah,” tutur Agus.

Ketiga, pelayanan kesehatan di Muhammadiyah harus berisfat inklusif. “Menolong siapa pun, tidak membedakan suku, ras, agama, maupun golongan,” ujarnya. Inilah yang kemudian menjadi titik penekanan seluruh rumah sakit Muhammadiyah.

“Tolong dulu. Orang sakit harus ditolong. Tidak boleh tidak,” tegas Agus sekali lagi. Yang ini merupakan pantulan dari prinsip wama arsalnaka illa rahmatan lil alamin. “Keindahan Islam dirasakan oleh siapa pun,” sambungnya.

Keempat, pelayanan kesehatan di Muhammadiyah harus berkeunggulan. Semua rumah sakit Muhammadiyah menjadi modal penting bagi pembangunan kesehatan bangsa.

“Maka ini dikembangkan alatnya harus semakin baik, teknologinya lebih baik. Kita harus terus maju memberi pelayanan yang unggul,” serunya.

Kelima, seluruh pelayanan rumah sakit Muhammadiyah harus bertopang pada prinsip nilai-nilai Islam yang diajarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. “Spiritnya melayani sebagai ibadah,” terangnya. Karena, lanjut Agus, rumah sakit Muhammadiyah berupaya untuk itu.

“Kalau dirawat di rumah sakit Muhammadiyah, sehat spiritnya dan diusahakan agar sehatnya barakah,” tandasnya. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah - Pengajian Akbar, Dalam rangka Halal bihalal dan Hari Bermuhammadiyah, P....

Suara Muhammadiyah

7 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah (HIMES) Universita....

Suara Muhammadiyah

23 November 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Ali Akhtar Aryasatya, siswa kelas 4B SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabay....

Suara Muhammadiyah

25 February 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) resmi menerima pengelolaan peng....

Suara Muhammadiyah

19 August 2024

Berita

BANDAACEH, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Banda Aceh menyelenggarakan Pawai ....

Suara Muhammadiyah

26 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah