UMRI dan UMK Bahas Etika dan Inovasi AI dalam Seminar Internasional

Publish

23 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
533
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Fakultas Studi Islam (FSI) Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar Seminar Internasional bertajuk “Future Leaders for the Era of AI: Innovation, Ethics, and Impact”, pada Kamis (23/10/2025) pagi, di Auditorium Umri.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor Umri, Dr H Saidul Amin, MA., yang juga bertindak sebagai Keynote Speaker. Hadir pula Dekan Fakultas Studi Islam, Dr Santoso, MSi., Guest Speaker Dr Aramudin, MPd., dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau, serta Prof Dr Mohammad bin Ismail, Deputy Vice Chancellor Universiti Malaysia Kelantan (UMK).

Dalam sambutannya, Rektor Umri Dr Saidul Amin menegaskan bahwa kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini bukan hanya isu akademik, tetapi juga persoalan moral dan kemanusiaan yang harus dikawal dengan nilai-nilai agama dan etika.

“AI bisa membawa kemajuan, tetapi juga berpotensi membawa kehancuran. Karena itu, dibutuhkan tanggung jawab moral dan keagamaan agar AI tidak berkembang tanpa arah,” tegas Rektor.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar memandang AI sebagai alat pemecah masalah, bukan sumber masalah, serta mengembangkan kemampuan kepemimpinan etis di era teknologi yang semakin cepat.

“Kita tidak hanya perlu mencetak lulusan yang cerdas, tetapi juga yang bijaksana. Pemimpin masa depan harus mampu menuntun teknologi agar tetap berpihak pada kemanusiaan,” ujar Dr Saidul Amin.

Lebih lanjut, Rektor mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan AI sebagai alat untuk kebaikan dengan menegakkan nilai keadilan, keberlanjutan, dan kasih sayang dalam penerapannya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Studi Islam Dr. Santoso, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kolaborasi internasional antara Umri dan University Malaysia Kelantan (UMK) yang berlangsung sejak 23 hingga 25 Oktober 2025.

“Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari Malaysia dan Umri. Kami berharap interaksi lintas negara ini dapat memperluas wawasan serta mempererat hubungan akademik kedua universitas,” ungkapnya.

Usai seminar, kegiatan dilanjutkan dengan community service dan edu-tour, sebagai bentuk penguatan kerja sama dan pertukaran pengalaman budaya antara mahasiswa Umri dan UMK. Total peserta kegiatan ini terdiri atas 10 mahasiswa Umri dan 20 mahasiswa dari University Malaysia Kelantan.

Melalui seminar internasional ini, Umri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program akademik yang relevan dengan tantangan zaman, serta membentuk pemimpin masa depan yang inovatif, beretika, dan berdampak positif di era kecerdasan buatan. (Syae)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Selaras dengan program utama Presiden Indonesia Prabowo Subianto, UMM m....

Suara Muhammadiyah

19 December 2024

Berita

PADANGPANJANG, Suara Muhammadiyah - Menggunakan jas khusus untuk praktikum, Azzahra Ramadhani, Mahas....

Suara Muhammadiyah

7 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pondok Pesantren Modern (PPM) MBS Yogyakarta menggelar acara ....

Suara Muhammadiyah

14 July 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengukuhkan 692 wis....

Suara Muhammadiyah

17 February 2026

Berita

Sosialisasi Profesi yang Income-nya di Atas Rata-Rata  MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Sulawesi....

Suara Muhammadiyah

22 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah