UMMI Langsungkan Edukasi Pembuatan Sampo Herbal untuk Wanita Berhijab

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
638
UMMI

UMMI

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah – Permasalahan rambut seperti ketombe, kerontokan, dan kulit kepala lembap sering menjadi keluhan utama wanita berhijab. Kondisi ini bukan hanya mengganggu penampilan, tetapi juga menurunkan rasa percaya diri. Menjawab persoalan tersebut, tim dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk “Edukasi Perawatan Rambut dan Pembuatan Sampo Anti Ketombe untuk Wanita Berhijab”.

Kegiatan ini berlangsung pada Juli–Agustus 2025 dengan menggandeng mitra utama Komunitas Aisyiyah UMMI serta perwakilan dari utusan Pengurus Daerah Aisyiyah Kota dan kabupaten Sukabumi, Nasiyatul Aisyiyah Kota dan Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 14 peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari sosialisasi, edukasi, hingga praktik langsung pembuatan sampo berbahan alami ekstrak seledri dan jahe.

Dr. Ria Andriani, M.Kep., Sp. Kep. aN selaku narasumber edukasi yang merupakan Dosen di Program studi Keperawatan UMMI dan juga sebagai Ketua majelis Kesehatan PDA Kabupaten Sukabumi , menjelaskan pentingnya pemahaman mengenai kesehatan rambut berhijab dan pemilihan produk yang tepat. Hasilnya, terdapat peningkatan signifikan pengetahuan peserta. Jika rata-rata pemahaman sebelum pelatihan berada di angka 50%, maka setelah edukasi melonjak menjadi 85 %. “Edukasi ini terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan rambut para peserta,” ungkapnya.

Selain teori, para peserta juga dilatih membuat sampo herbal anti ketombe oleh Dr. Reni Mulyani, M.Si. yang merupakan Dosen di Program Studi Kimia UMMI dan juga anggota  LLHPB PWA Jawa Barat. Hasil dari pelatihan, seluruh peserta berhasil memproduksi sampo secara mandiri. Uji mutu sederhana menunjukkan produk memiliki pH stabil, busa yang baik, serta aroma alami dari seledri dan jahe yang disukai peserta. Sebanyak 95% peserta menyatakan puas menggunakan produk hasil racikan sendiri, bahkan sebagian tertarik mengembangkannya sebagai peluang usaha rumahan.

Komunitas Aisyiyah UMMI berperan penting sebagai mitra program, tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga fasilitator dalam menyebarluaskan ilmu dan keterampilan kepada masyarakat luas. kegiatan ini memberi manfaat ganda: meningkatkan kesehatan rambut sekaligus membuka peluang wirausaha berbasis bahan lokal. (diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Semarak Tarawih di Masjid Islamic Center UAD YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Masjid Islamic Center....

Suara Muhammadiyah

14 March 2025

Berita

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan kemb....

Suara Muhammadiyah

28 February 2025

Berita

Safari Dakwah Pemuda Muhammadiyah Ogan Ilir di PCM Seri Kembang: Menguatkan Spirit Dakwah dan Konsol....

Suara Muhammadiyah

8 March 2026

Berita

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP ....

Suara Muhammadiyah

14 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr H Agung Danarto, MAg men....

Suara Muhammadiyah

8 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah