UMM Produksi Susu Kambing tanpa Bau hingga Pupuk

Publish

7 November 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1348
UMM

UMM

MALANG, Suara Muhammadiyah - Kabar membanggakan kembali hadir Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini datang dari mahasiswa yang lolos dalam ajang final KMI Expo 2024. Salah satu yang menarik adalah Embik Eco Green Farm ini yang sudah didirikan sejak 2018 lalu dan kini telah mempunyai 6 cabang di kota Malang. Adalah Lukman Hakim Arifin, mahasiswa Agribisnis juga selaku ketua tim yang sukses membawa bisnis ini menuju Kendari, Sulawesi Tengah untuk ikut KMI Expo pada akhir Oktober lalu. 

Ia tidak sendiri, Lukman ditemani Anastya Rifa Wardhani, Cobain Aprilliano, dan Denny Dwi Ariza. Adapun Embik Eco Green Farm memiliki tiga produk unggulan, di antaranta daging kambing, pupuk yang berasal dari limbah kotoran kambing yang juga tinggi akan kalium, dan produk susu kambing. Lukman menjelaskan, ia sudah mulai membangun bisnis ini sejak awal masuk bangku kuliah. Ia kemudian mengembangkan bisnisnya ke susu dan pupuk. Menariknya, keunggulan produk susu yang dihasilkan memiliki kandungan yang tinggi akan omega 3. Ini terbukti berdasarkan hasil Lab SIG yang terverifikasi dan produk susu ini tidak mengeluarkan aroma kambing sama sekali. Hal tersebut yang membuat banyaknya mitra hingga reseller bergabung dengan bisnis ini. 

“Susu ini tidak memiliki aroma kambing sehingga para pembeli dan penjual juga menyukainya. Banyak reseller yang bergabung dan semakin memperbesar usaha kami. Ini sedang proses menambah varian rasa agar semakin bervariasi,” katanya. 

Menurutnya, memanfatkan daging kambing menjadi makanan merupakan hal yang biasa. Namun dengan memanfaatkan kotoran kambing menjadi pupuk yang tinggi kalium baru hal yang tidak biasa. Ini bisa menjadi pupuk yang mempercepat pertumbuhan tumbuhan. Apalagi biasanya peternak lebih memilih untuk membuang ktoran kambing daripada memanfaatkannya. 

Kemudian Lukman juga mengungkapkan tantangannya dalam mengelola usaha ini. Ia mengatakan bahwasannya banyak masyarakat yang tidak menyukai bau kambing terutama pada produk susunya. Sehingga menurutnya hal tersebut yang terkadang membuat permintaan susu kambing menurun. Namun dengan adanya pendampingan dari Program Pengembangan Usaha Mahasiswa UMM (P2MW) dan kampus, tantangan itu bisa diselesaikan. Produk susu kambing ini kembali populer dikalangan masyarakat. 

“Semoga produk-produk dari Embik ini bisa dinikmati dengan baik oleh konsumen. Saat ini, kami juga sedang mengembangkan jejaring bisnis agar susu-susu ini bisa dipasarkan ke seluruh Indonesia. begitupun dengan pupuk yang kami buat, semoga bisa membantu para petani,” katanya. (diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) melalui Divisi Pengabdian ....

Suara Muhammadiyah

21 December 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah- Tanggulangi praktik politik uang menjelang Pilkada 2024, Aisyiyah Daera....

Suara Muhammadiyah

30 September 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Malang terus berupaya melahirkan sumber daya m....

Suara Muhammadiyah

25 July 2024

Berita

TAKENGON, Suara Muhammadiyah – Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Yan Budia....

Suara Muhammadiyah

8 January 2026

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Raushan Fikr resmi....

Suara Muhammadiyah

4 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah