UMKU Peduli Banjir Karanganyar Demak dan Sekitarnya

Publish

13 February 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1300
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Banjir yang melanda kecamatan Karanganyar Demak dan sekitarnya mengakibatkan kurang lebih 2.804 jiwa mengungsi. Proses pemulihan terus diupayakan dari berbagai pihak, tak terkecuali institusi perguruan tinggi Universitas Muhammadyah Kudus.

UMKU merespon dengan menghimpun donasi. Saat dihubungi via telp Rektor UMKU Edy Soesanto menyampaikan rasa empati kepada penyintas banjir yang saat ini harus mengungsi.

“Kami turut prihatin atas musibah ini, semoga saudara-saudara kita yang terdampak banjir bisa tabah dan bantuan dari UMKU semoga dapat sedikit membantu” katanya, Ahad (11/2).

Wakil Rektor 3 UMKU menyerahkan langsung kepada para pengungsi di wilayah ketanjung. “Masyarakat terdampak banjir akibat jebolnya beberapa tanggul sungai di Kecamatan Karanganyar membutuhkan bantuan kita, karena itu dana yang kita himpun dari para pegawai kita distribusikan dalam bentuk sembako, pakaian, dan selimut” ujar Rizka Himmawan. 

“Selanjutnya, UMKU akan terus berkoordinasi dengan MDMC PDM Kudus dan pihak-pihak terkait untuk turut telibat di penanganan pengungsi,” pungkasnya (AR Humas)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Sapen terus mengembangkan relasi dan kolaboras....

Suara Muhammadiyah

26 September 2024

Berita

Dalam rangka menyiapkan calon pendidik yang berkualitas, Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, ....

Suara Muhammadiyah

12 June 2025

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Disaster Manag....

Suara Muhammadiyah

26 October 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PP Muhammadiyah be....

Suara Muhammadiyah

30 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap berbagai kasu....

Suara Muhammadiyah

2 February 2026