SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Senin (6/4).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kelembagaan, pengembangan akademik, serta peningkatan mutu pendidikan di bidang kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat FKM 815 Lantai 8 GKB 3 UNIMUS tersebut dihadiri jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, serta Gugus Penjaminan Mutu (GPM) FKM UNIMUS. Sementara itu, delegasi UMKT dipimpin langsung oleh Dekan FKM UMKT, Sri Sunarti bersama para pimpinan program studi dan penjaminan mutu.
Dekan FKM UNIMUS Sayono menyampaikan, apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai wujud nyata sinergi antarperguruan tinggi Muhammadiyah.
“Studi banding ini bukan sekadar berbagi praktik baik, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kolaborasi strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat,” ujar Sayono.
Ia juga memaparkan profil dan perkembangan FKM UNIMUS yang saat ini mengelola Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Ilmu Keolahragaan, dan S2 Kesehatan Masyarakat, serta rencana pengembangan Program Studi S1 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Menurutnya, penguatan inovasi dan mutu menjadi fokus utama dalam menjawab tantangan global.
Sementara itu, Dekan FKM UMKT, Sri Sunarti menegaskan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi.
“Kolaborasi antarperguruan tinggi Muhammadiyah menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas tridarma, khususnya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para narasumber sesuai bidangnya. Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Mifbakhuddin dan Ketua Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat, Ratih Sari Wardani memaparkan implementasi kurikulum, strategi pembelajaran, serta penguatan kompetensi lulusan.
Ketua Panitia Skripsi, Trixie Salawati menjelaskan tentang sistem pengelolaan tugas akhir mahasiswa yang terintegrasi dengan publikasi ilmiah. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu indikator penting dalam peningkatan kualitas akademik mahasiswa.
“Penguatan budaya publikasi sejak mahasiswa menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem akademik yang produktif dan berdaya saing,” jelas Trixie.
Pada sesi berikutnya, Ketua EPIC Health Stalis Norma Ethica memaparkan berbagai program internasional, termasuk ICON-HiTecHS dan EPIC Health, sebagai bagian dari strategi internasionalisasi kampus.
“Kami terus mendorong jejaring global agar dosen dan mahasiswa memiliki pengalaman internasional yang berdampak pada peningkatan kualitas akademik dan riset,” ujarnya.
Sebagai bagian dari kegiatan, delegasi UMKT juga melakukan kunjungan ke berbagai laboratorium di lingkungan FKM UNIMUS, antara lain Laboratorium Promosi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Epidemiologi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Kesehatan Lingkungan, serta Laboratorium Riset Unggulan. (Meylida)
