Tingkatkan Jaringan Pemasaran, Prodi FEB UAD Berikan Pelatihan Bagi Pelaku UMKM

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
736
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebagai upaya mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tim dosen dari Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menggelar pelatihan bersama mitra UMKM Bakpia Eni 523 di Sanggrahan Pathuk, Yogyakarta, Jum’at (2/5). Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan jaringan pemasaran serta digitalisasi keuangan yang diharapkan mampu menunjang pertumbuhan usaha dan peningkatan pendapatan pelaku UMKM.

Dalam sesi pelatihan, Dr Suripto, MSi menyampaikan materi mengenai strategi pemasaran yang efektif. Ia menekankan bahwa pemasaran merupakan proses menyeluruh dalam mengenalkan produk atau jasa kepada calon konsumen, dimulai dari pemahaman kebutuhan pelanggan, penentuan harga, promosi hingga distribusi.

“Produk yang bagus saja tidak cukup, tanpa promosi yang tepat produk tidak akan dikenal luas. Pemasaran membantu menjangkau lebih banyak orang, menumbuhkan loyalitas pelanggan, dan memperluas jaringan bisnis,” ujar Dr. Suripto.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya digital marketing dalam dunia usaha saat ini. Beberapa langkah praktis yang disarankan untuk pelaku UMKM antara lain membuat akun media sosial khusus usaha, mengunggah foto produk dan deskripsi menarik.

Selain itu, merespons calon pembeli dengan cepat, serta menjaga konsistensi dalam posting dan penggunaan hashtag. Ia juga mendorong pelaku usaha untuk meminta testimoni dari pelanggan sebagai bentuk promosi yang efektif.

Sementara itu, Rifki Khoirudin, SE., MEcDev menyampaikan materi digitalisasi keuangan bagi UMKM. Menurutnya, adopsi teknologi digital dalam pengelolaan keuangan usaha dapat meningkatkan efisiensi, meminimalisir kesalahan, serta mempercepat proses administrasi. Ia mencontohkan penggunaan perangkat lunak akuntansi dan aplikasi pembayaran digital sebagai solusi praktis yang mudah dan murah.

“Dengan laporan keuangan yang tertata rapi, UMKM akan lebih mudah mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan. Selain itu, platform digital juga mengurangi risiko kehilangan data serta meningkatkan keamanan transaksi,” jelas Rifki.

Namun demikian, ia juga mengakui bahwa digitalisasi menghadapi sejumlah tantangan, seperti rendahnya literasi digital di kalangan pelaku UMKM, keterbatasan akses internet di beberapa wilayah, serta biaya berlangganan aplikasi yang mungkin memberatkan. Meski demikian, Rifki menegaskan bahwa digitalisasi adalah kunci keberlanjutan dan daya saing UMKM di era modern.

Sebagai mitra kegiatan, Bakpia Eni 523 menyambut baik pelatihan ini dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi ilmu dan pendampingan dari tim dosen UAD. Mereka berharap ilmu yang didapat dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan usaha mereka di masa mendatang. (B/DF/Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BATANG, Suara Muhammadiyah - Ahad, 31 Desember 2023, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tersono Daerah Bat....

Suara Muhammadiyah

2 January 2024

Berita

BANYUWANGI, Suara Muhammadiyah – Sebagai bentuk kaderisasi dan pembelajaran bagi para santri, ....

Suara Muhammadiyah

12 March 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Lukisan kaligrafi Islam karya Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

7 September 2024

Berita

PURBALINGGA, Suara Muhammadiyah – Dalam upaya mengembangkan potensi budidaya ikan gurame dan t....

Suara Muhammadiyah

29 February 2024

Berita

BEKASI, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bergerak cepat setelah proses ak....

Suara Muhammadiyah

7 October 2025