Tidak Cukup Alhamdulillah, Tapi Harus Berbuat Lebih Baik Lagi

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
257
Drs H Ahmad Dahlan Rais, MHum saat memberikan tausiyah di Pengajian Hari BerMuhammadiyah di Kompleks Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kertasari, Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah

Drs H Ahmad Dahlan Rais, MHum saat memberikan tausiyah di Pengajian Hari BerMuhammadiyah di Kompleks Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kertasari, Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah

TEGAL, Suara Muhammadiyah – Kebertahanan sampai 113 tahun Muhammadiyah, menjadi ruang kontemplasi sekaligus mengungkapkan ekspresi kesyukuran kepada Allah. Betapa tidak, tidak banyak sebuah organisasi atau perkumpulan yang bertahan lebih dari 1 abad lamanya.

“Kita sudah melampaui sekian belasan tahun yang lalu. Tidak banyak, baik itu perkumpulan gerakan organisasi di tanah air maupun juga yang sifatnya internasional. Marilah kita syukuri, Alhamdulillah,” tutur Dahlan Rais, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dalan menyampaikan itu saat Pengajian Hari BerMuhammadiyah di Kompleks Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kertasari, Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Ahad (14/12).

Bagi Dahlan, tidak cukup hanya dengan mengucapkan Alhamdulillah, tetapi warga Persyarikatan mesti melakukan tindakan yang lebih baik lagi, salah satunya dengan beramal saleh.

“Beramal lebih baik. Berbuat lebih baik. Harus ditunjukkan dengan kebaikan-kebaikan (amal saleh),” ujarnya.

Manifestasinya dengan menegakkan shalat. Bagi Dahlan, pokok pangkal dari kehidupan ini adalah beribadah (shalat). “Kita perbaiki shalat kita. Waktunya awal (mengerjakan), kalau bisa berjamaah. Jamaah lebih baik daripada sendiri,” tekannya, menggarisbawahi harus memahami isi dari bacaan shalat. “Usahakan mengerti bacaan itu,” tambahnya.

Di samping itu, menginfakkan sebagian rezeki. “Baik waktu lapang maupun waktu sempit,” ucapnya. Karenanya, Dahlan mendorong agar umat Islam, lebih-lebih warga Persyarikatan untuk berinfak sebagai bentuk dari kiprah memberi.

“Orang BerMuhammadiyah nawaitunya memang harus memberi. Yadul ulya khairun minal yadis suflaa (Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah). Ayo semangat ini kita pegang,” ujarnya.

Untuk itu, dengan menggengam semangat memberi inilah kemudian, menjadi dibalik layar Muhammadiyah bisa bertahan sampai hari ini. Karena, memang pada dasarnya, Muhammadiyah itu memiliki sifat memberi kemaslahatan bagi semuanya.

“Dan yang perlu kita catat, Muhammadiyah bahkan diterima dengan sangat baik di tempat-tempat yang masyarakatnya Islam minoritas karena memberikan manfaat,” tegasnya. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) bersama LazisMu Pimpinan Pu....

Suara Muhammadiyah

2 October 2024

Berita

Semarak Tarawih di Masjid Islamic Center UAD YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Masjid Islamic Center....

Suara Muhammadiyah

14 March 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rombongan Pesantren Lansia “Miftahul Jannah” Pimpinan D....

Suara Muhammadiyah

30 October 2023

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Sukabumi menggelar Resepsi Milad ....

Suara Muhammadiyah

29 May 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Pekan sosialisasi dan orientasi mahasiswa baru (PESONAMU) Univer....

Suara Muhammadiyah

24 September 2023