Tahniah Satu Abad NU, Muhammadiyah Siap Bergandengan Tangan Bangun Indonesia

Publish

31 January 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
211
Kunjungan PBNU ke PP Muhammadiyah. FotoIstimewa

Kunjungan PBNU ke PP Muhammadiyah. FotoIstimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan ucapan selamat dan doa mendalam atas genapnya usia 100 tahun Nahdlatul Ulama (NU).

Haedar menegaskan pentingnya kolaborasi antara dua organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut untuk kemajuan bangsa dan peradaban dunia.

Mengawali ucapannya dengan salam dan puji syukur, Haedar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas nama organisasi yang dipimpinnya.

"Atas nama keluarga besar Persyarikatan Muhammadiyah, saya menyampaikan tahniah. Selamat atas 100 tahun usia Nahdlatul Ulama," ujar Haedar Nashir pada Sabtu (31/1).

Haedar berharap agar di usia satu abad ini, NU terus konsisten dalam memperkuat persaudaraan sesama muslim serta memegang teguh prinsip moderasi dalam beragama.

"Semoga Nahdatul Ulama menjadi pergerakan Islam yang terus memupuk ukhuwah islamiah yang merekat persatuan dan kesatuan sesama kaum muslimin dengan lebih kokoh sekaligus berpondasikan nilai-nilai Islam yang wasatiah untuk kepentingan umat, bangsa dan kemanusiaan semesta," tuturnya.

Dengan mengusung tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia, Haedar menyatakan keyakinannya bahwa NU akan tetap menjadi pilar penting dalam mengawal perjalanan bangsa Indonesia menuju cita-cita kemerdekaan yang bermartabat, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.

"Kami yakin Nahdlatul Ulama akan semakin bergerak maju untuk terus mengawal Indonesia dengan spirit kemerdekaan menuju pada cita-cita nasional, terwujudnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur sekaligus dalam konteks menuju peradaban mulia menjadi Indonesia yang bermartabat, baik dalam kehidupan nasional maupun di kancah global," ungkapnya.

Haedar juga menekankan bahwa langkah NU ke depan sejalan dengan misi menyebarkan kebaikan bagi seluruh alam. Hal ini, menurutnya, tertuang dalam spirit keislaman yang berbunyi wa mā arsalnāka illā raḥmatan lil-‘ālamīn, yang membawa nilai-nilai yang menebar rahmat bagi semesta alam.

Menutup pesannya, Haedar menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus berjalan beriringan dengan Nahdlatul Ulama dalam membangun peradaban yang mulia.

"Dan kami dengan semangat persaudaraan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama akan terus bergandengan tangan mewujudkan kehidupan keumatan, kebangsaan dan kemanusiaan semesta yang menebar nilai-nilai keadaban utama dan mulia membawa kemajuan yang menebar berkah dan rahmat bagi semesta," pungkasnya.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KEBUMEN, Suara Muhammadiyah -  Diadakannya stand kesehatan holding RS PKU Muhammadiyah Gombong ....

Suara Muhammadiyah

23 September 2025

Berita

TIONGKOK, Suara Muhammadiyah - Lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) memperkenalkan ....

Suara Muhammadiyah

28 December 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Dosen Program Studi Bioteknologi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung....

Suara Muhammadiyah

27 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi lokasi pera....

Suara Muhammadiyah

14 July 2025

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Keji, Cabang Muntilan kabupaten M....

Suara Muhammadiyah

24 August 2025