GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah – Keluarga besar Muhammadiyah Kapanewon Girisubo menggelar Syawalan Akbar yang berlangsung khidmat pada Sabtu, 11 April 2026. Bertempat di Gedung Korwil Bidik Kapanewon Girisubo, acara ini merupakan hasil kolaborasi solid antara PCM, PCA, PCNA, dan PCPM Girisubo. Sebanyak 180 peserta yang terdiri dari jajaran pengurus, IGABA, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Kokam, hingga Takmir Masjid Muhammadiyah hadir memenuhi ruangan, menciptakan atmosfer ukhuwah yang sangat kental.
Ketua PCM Girisubo, Wismanto, dalam sambutannya menekankan bahwa syawalan ini adalah momentum untuk memperkuat spirit dakwah pencerahan. Beliau memaparkan progres signifikan, termasuk keberadaan PRM Tileng sebagai ranting unggul, SDMU Al Falah sebagai AUM unggul, serta unit ekonomi Pertashop yang kian stabil. Secara khusus, Wismanto mengapresiasi kinerja Lazismu sebagai lembaga vital dan sentral dalam logistik PCM yang berhasil meraih predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) pada tahun 2025—sebuah pencapaian membanggakan yang memperkuat kepercayaan umat.
Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Panewu Girisubo, Suharyanto, SE, yang hadir bersama jajaran Kapolsek dan Danposmil. Dalam pidatonya, ia mengucapkan terima kasih atas dukungan berkelanjutan dari PCM terhadap jalannya pemerintahan di Kapanewon Girisubo. Sinergi yang terjalin erat di berbagai bidang pembangunan SDM masyarakat menjadi bukti nyata kontribusi Muhammadiyah dalam memajukan wilayah tersebut secara harmonis dan inklusif.
Ketua PDM Gunungkidul, H. Sadmonodadi, MA, dalam arahannya memberikan penekanan khusus mengenai keberlanjutan organisasi. Beliau mengingatkan seluruh warga persyarikatan akan pentingnya pemberdayaan jemaah hingga ke akar rumput agar gerakan dakwah tetap dinamis. Lebih lanjut, ia menggarisbawahi peran sentral penguatan Ranting dan Masjid Muhammadiyah sebagai benteng utama dalam membina umat dan menggerakkan roda organisasi di tingkat paling bawah.
Ustaz Abdurrahim selaku pemberi tausiyah menjelaskan bahwa Syawal adalah nikmat Allah untuk bersyukur, introspeksi diri, dan mengokohkan silaturahmi. Beliau memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya berjuang di Muhammadiyah dengan landasan ikhlas demi mengharap rida Allah semata, sehingga setiap langkah dakwah bernilai ibadah.
Sebagai penutup acara, suasana haru dan bangga menyelimuti ruangan saat dilakukan pemberian penghargaan kepada para guru TK ABA serta siswa SDMU Al Falah yang telah menorehkan prestasi gemilang. Pemberian apresiasi ini menjadi simbol dedikasi dan harapan bagi munculnya generasi baru yang unggul di lingkungan Muhammadiyah Girisubo.
