Spirit Inklusivitas UMY, Mahasiswa Non-Muslim dan Internasional Ikuti OSDI

Publish

24 September 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
580
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 4.300 peserta mengikuti Orientasi Studi Dasar Islam (OSDI) 2025 yang digelar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Sportorium UMY, Selasa (23/9). Dari jumlah tersebut, 60 peserta merupakan mahasiswa non-Muslim dan 42 lainnya mahasiswa internasional. Keberagaman ini mencerminkan semangat inklusivitas UMY sebagai kampus Islam yang terbuka untuk semua kalangan.

Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., menegaskan bahwa OSDI bukan hanya wadah untuk mempelajari nilai-nilai keislaman, tetapi juga sarana menanamkan sikap keterbukaan, kemanusiaan, dan penghargaan terhadap keberagaman.

“Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin, membawa rahmat bagi seluruh semesta. Nilai yang kita tanamkan di sini adalah memberi manfaat bagi diri sendiri, keluarga, orang lain, bangsa, dan negara,” ujarnya dalam sambutan.

Nurmandi menekankan bahwa UMY adalah rumah bersama, yang terbuka untuk siapa pun tanpa memandang agama maupun bangsa. Ia bahkan menyinggung latar belakang keluarganya yang berasal dari tradisi berbeda.

“Saya berasal dari Bangka Belitung. Nenek dan ibu saya beragama Buddha. Namun, saya tumbuh bersama nilai-nilai Muhammadiyah, dan hari ini saya berdiri di sini sebagai rektor UMY,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya meneladani perjuangan tokoh-tokoh bangsa dari Muhammadiyah, seperti Presiden Soekarno yang pernah menjadi Ketua Majelis Pendidikan Muhammadiyah di Bengkulu, Panglima Besar Jenderal Sudirman yang tetap berjuang meski sakit parah, serta Ir. Djuanda yang memperjuangkan Deklarasi Djuanda sehingga laut Indonesia diakui sebagai wilayah kedaulatan NKRI.

“Banyak tokoh Muhammadiyah menjadi pahlawan nasional karena nilai yang mereka perjuangkan adalah memberi manfaat dan mencerahkan. Itulah yang harus kalian serap sebagai mahasiswa baru,” tegasnya.

Dengan mengangkat tema literasi Islam, OSDI 2025 diharapkan menjadi titik awal bagi mahasiswa baru untuk membangun tradisi intelektual yang kuat sekaligus menjunjung tinggi nilai inklusivitas.

“UMY adalah rumah bagi siapa pun, dari berbagai agama dan bangsa. Mari bersama-sama membangun tujuan kemanusiaan dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkasnya. (Mut)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PERLIS, Suara Muhammadiyah - Kayuhan sepeda yang diketuai oleh DYTM Tuanku Syed Faizuddin Putra....

Suara Muhammadiyah

8 January 2024

Berita

BOJONEGORO, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menunjuk Madrasah Pondok Pesantre....

Suara Muhammadiyah

15 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bidang Tabligh Kajian Keislaman Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasis....

Suara Muhammadiyah

12 October 2024

Berita

MALAYSIA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Sapen terus mengembangkan kolaborasi internasional de....

Suara Muhammadiyah

9 October 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Kelompok Kerja Kepala (K3S) SD/MI Muhammadiyah se-kota Surabaya ....

Suara Muhammadiyah

24 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah