MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — SMA Muhammadiyah 7 Makassar menggelar Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati (TM) I Angkatan ke-50 yang diikuti sekitar 50 siswa, sebagai upaya membentuk kader kepemimpinan yang cerdas, berakhlak, dan berkemajuan.
Kegiatan ini berlangsung di SMA Muhammadiyah 7 kota Makassar, Jl. Rappokalling Raya No.42, Rappokalling, Kec. Tallo, Kota Makassar.
Selama enam hari, mulai 23 hingga 28 Februari 2026 mendatang.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali siswa dengan kemampuan dasar kepemimpinan, organisasi, dan penguatan nilai-nilai keislaman.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kaderisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di tingkat sekolah.
Kepala SMA Muhammadiyah 7 Makassar, Muhammad Sabri, mengatakan bahwa pelatihan Taruna Melati I merupakan tahap awal dalam proses pembentukan karakter kepemimpinan siswa.
“Kegiatan ini menjadi pondasi awal bagi siswa untuk memahami peran dan tanggung jawab sebagai kader organisasi,” ujar Sabri.
Ia menegaskan bahwa pembinaan kader tidak hanya berfokus pada kemampuan intelektual, tetapi juga pembentukan akhlak dan integritas.
"Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan mampu membawa perubahan,” lanjutnya.
Menurut Sabri, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah keterampilan komunikasi, kerja sama tim, serta kepemimpinan di lingkungan sekolah. Ia menambahkan bahwa proses kaderisasi seperti ini penting untuk menjaga keberlangsungan organisasi pelajar yang berkualitas.
Sabri menjelaskan bahwa pendekatan pelatihan dilakukan secara partisipatif agar siswa lebih aktif dan mudah memahami materi yang diberikan. Ia juga menyebut bahwa metode ini efektif dalam membangun rasa percaya diri peserta.
Dalam pelaksanaannya, Ketua Panitia TM I Angkatan ke-50 M. Fadhil Amiruddin menyampaikan ada beberapa materi, mulai dari kepemimpinan dasar, manajemen organisasi, hingga penguatan ideologi Muhammadiyah.
"Kegiatan bisa memberikan perubahan kearah yang jauh lebih baik," tuturnya.
Para peserta juga mengikuti sesi diskusi, simulasi, dan praktik lapangan yang dirancang secara interaktif.
Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan pemateri dari internal sekolah maupun kader IPM yang telah berpengalaman.
Hal ini bertujuan agar peserta mendapatkan wawasan yang komprehensif dan relevan dengan dinamika organisasi pelajar saat ini.
Terpisah, disampaikan Ketua PR IPM SMA Muhammadiyah 7 Cabang Tallo Abdal berharap pengkaderan dapat menciptakan para generasi yang cerdas dalam berfikir, santun dalam berperilaku dan kreatif dalam bertindak.
“Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini, siswa mampu menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” kata Abdal.
Secara keseluruhan, pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen SMA Muhammadiyah 7 Makassar dalam mencetak kader muda yang siap menghadapi tantangan zaman
Program ini juga sejalan dengan nilai-nilai Muhammadiyah yang menekankan pada kemajuan, keilmuan, dan akhlak mulia.
Dengan demikian, lulusan SMA Muhammadiyah 7 Makassar diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Kegiatan dihadiri pula oleh AKP Syahuddin Rahman wakapolsek Tallo yang juga kader IPM dan Anggota Muhammadiyah.
"Beliau berpesan kader Muhammadiyah sangat potensial dimana-dimana mereka memainkan peran strategis dan diharapkan para peserta dapat mengolah kecerdasan intelektual, kecerdasan Emosional dan kecerdasan spiritualnya sehingga mampu menciptakan keamanan, ketertiban dan kedamaian demi kemajuan bangsa," tutupnya. (*)

