Selamat! DIY Juara Umum OlympicAD VIII 2026 di Makassar

Publish

14 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
253
Dok Istimewa

Dok Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Kafilah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses pulang sebagai Juara Umum Pertama pada ajang Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII Tahun 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Pada kompetisi yang berlangsung pada 12–14 Februari 2026 di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Kafilah DIY berhasil mengumpulkan 98 medali emas, 64 medali perak dan 40 medali perunggu.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Achmad Muhamad mengungkapkan rasa syukur atas capaian Kafilah DIY dengan raihan medali yang luar biasa.

“Alhamdulillah, kami bersyukur tentunya kepada Allah Swt. sekaligus kebahagiaan bagi kami semua. Prestasi ini buah dari perjuangan anak-anak, bapak/ibu guru, dan kepala sekolah/madrasah yang telah mempersiapkan diri secara serius, mulai dari seleksi di sekolah, daerah, hingga wilayah,” ungkapnya, kemarin.

Selain itu, keberhasilan kafilah DIY tidak terlepas dari supporting system yang dipersiapan Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY bersama para panitia melalui pembinaan intensif dan koordinasi yang solid serta dukungan orang tua.

Achmad menyampaikan apresiasi pada seluruh pihak, mulai dari tim kesekretariatan, bidang literasi budaya, bidang pembinaan tingkat wilayah, bidang akomidasi dan transportasi, bidang keberangkatan dan kepulangan, bidang kepesertaan, bidang konsumsi serta bidang atribut.

Termasuk dukungan Pimpinan Persyarikatan, dari tingkat daerah hingga wilayah yang terus mengalir memberikan dukungan moral dan motivasi kepada seluruh peserta dan pendamping untuk berjuang dan meraih prestasi terbaik.

“Prestasi ini bukan puncak, tetapi satu capaian yang menjadi pijakan berikutnya untuk terus melakukan perbaikan pendidikan dan pembelajaran di sekolah/madrasah Muhammadiyah DIY, agar anak-anak terus bisa meraih prestasi terbaik mereka,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua Kafilah DIY, Enung Hasanah mengapresiasi Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY yang memfasilitasi dengan kebijakan dan sarana yang luar biasa dalam upaya mencapai target juara umum.

“Alhamdulillah, kami merasa sangat bersyukur karena segala ikhtiar kolektif ini membuahkan hasil manis. Target kami sebagai Juara Umum telah tercapai, dan ini adalah kemenangan bersama. Semua terjadi tentu karena Allah Swt. meridai langkah kami semua,” ungkapnya.

Enung menegaskan, kunci keberhasilan Kafilah DIY terletak pada kesatuan visi, anak-anak belajar dengan gigih, guru melatih tanpa lelah, serta dukungan luar biasa dari orang tua. Kemenangan tersebut menjadi amunisi untuk terus memacu kualitas pendidikan Muhammadiyah di DIY.

“Kami tidak ingin berhenti di sini, prestasi ini harus menjadi pemantik agar pendidikan Muhammadiyah semakin bersinar sebagaimana Sang Surya, memberikan manfaat bagi umat dan bangsa,” pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Pusat Prof. Baharuddin mengatakan bahwa penetapan juara umum dilakukan setelah seluruh nilai diverifikasi dan disahkan oleh dewan juri.

"DIY menempati posisi puncak klasemen akhir setelah mengumpulkan poin tertinggi dari berbagai cabang akademik dan non kademik," ungkapnya.

Konsistensi perolehan medali di sejumlah kategori menjadi faktor penentu keberhasilan kontingen tersebut.

Jateng berada di posisi juara umum kedua dengan selisih poin dari DIY. Kontingen ini menunjukkan performa stabil dan mampu bersaing ketat hingga hari terakhir pelaksanaan lomba.

Jatim menyusul di peringkat ketiga dengan kontribusi poin signifikan dari beberapa cabang unggulan. Perolehan tersebut menempatkan Jatim di bawah Jateng dalam klasemen akhir.

Sulsel meraih posisi juara umum keempat setelah mengumpulkan poin dari berbagai kategori lomba. Sebagai tuan rumah, Sulsel tampil kompetitif dan mempertahankan posisi lima besar. Lampung melengkapi daftar lima besar dengan menempati juara umum kelima. Kontingen ini tetap menunjukkan daya saing di tengah persaingan antardaerah yang berlangsung ketat.

OlympicAD VIII diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat Muhammadiyah (Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah). "Ajang ini menjadi wadah kompetisi nasional bagi peserta didik Muhammadiyah dari berbagai provinsi," harapnya.

Selama pelaksanaan, ratusan peserta mengikuti rangkaian lomba yang tersebar di sejumlah titik arena kompetisi. Seluruh hasil pertandingan direkap secara terpusat sebelum diumumkan secara resmi pada seremoni penutupan. Dengan diumumkannya lima provinsi sebagai juara umum, OlympicAD VIII resmi ditutup pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Hasil tersebut menjadi tolok ukur pembinaan prestasi di masing-masing wilayah sekaligus referensi evaluasi untuk penyelenggaraan OlympicAD berikutnya.

Terpisah, Salah satu pendamping kontingen Juara Umum 1 dari Pondok Pesantren Muallimin DIY Yogyakarta Rafa Farzaki menyampaikan rasa haru bisa meraih juara umum pertama.

"Tentu saja kita akan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepada Allah SWT atas rahmat yang telah kita peroleh. Dan juga terlepas dari support dari PWM sendiri yang sangat men-support kita dari segi akomodasi, transportasi, dan lain sebagainya," tuturnya.

Ia berharap semoga kedepannya kontengen DIY selalu mendominasi di OlimpicAD selanjutnya.

Terpisah, salah satu pendamping juara Umum 2 asal Jateng Wibowo Juli Supatro asal SMP Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen Jateng menyampaikan terimkasih kepada seluruh peserta dan semua elemen terkait yang telah mensukseskan kegiatan ini.

"Rasa haru bisa juara kedua, disyukuri walau dikalah, insyaAllah kedepan bisa lagi juara umum," katanya.

Ia menyebut bahwa ajang olimpicAD VIII ini sebagai ajang meningkatkan mutu sekolah Muhammadiyah, untuk terus mendorong anak kita bisa lebih kreativ dan terus mengasa skillnya.

"Kedepan banyak tantangan kita, termasuk juga sebagai persiapaan lomba OSN, semoga ananda kita bisa lebih berprestasi lagi diajang berikutnya," harapnya. (guf/ha)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

ACEH, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh menyelenggarakan Pengajian Ramad....

Suara Muhammadiyah

22 March 2024

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syamsul Anwar mengatakan, kehad....

Suara Muhammadiyah

7 September 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Widardiyanto Kurnia Fachruddin, guru mata pelajaran Seni Budaya dan ....

Suara Muhammadiyah

17 December 2024

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muham....

Suara Muhammadiyah

22 January 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah Den....

Suara Muhammadiyah

23 December 2023