SD Muh PK Kottabarat Solo Raih Tujuh Medali di OlympicAD VII 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1396
Kontingen OlympicAD VII SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo foto bersama di halaman Perguruan Antapani Bandung, Jawa Barat

Kontingen OlympicAD VII SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo foto bersama di halaman Perguruan Antapani Bandung, Jawa Barat

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Kontingen SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo, Jawa Tengah berhasil meraih 2 medali emas, 3 medali perak, dan 2 medali perunggu dalam ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VII yang digelar oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Perguruan Antapani Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu-Jumat (6-8/3).

Medali emas pertama untuk lomba Musikalisasi Puisi oleh Nareswari Gendhis Setiyawan (Kelas 6), Fathan Rizky Wahyutama (Kelas 5), Nayya Billah Abhisatmoko (Kelas 5), Affan Al Athaya (Kelas 5). Medali emas kedua untuk lomba Story Telling oleh Balqies Florata de Manasa (Kelas 5).

Medali perak pertama untuk lomba Fahmil Qur'an oleh Abiyyu Fawwas Kastara (Kelas 6), Muhammad Najmi Yazid Asyrof (Kelas 6), Alicia Divyanty Kesdu (Kelas 6). Medali perak kedua untuk lomba Matematika oleh Nismara Pragya Chedrina Agung (Kelas 5). Medali perak ketiga untuk lomba Musik Akustik oleh Athaleta Khaliluna Ma'watus Safa (Kelas 5).

Medali perunggu pertama untuk lomba Majalah Sekolah oleh Cattleya Aysha Ailaniarka D. (Kelas 4) dan Bill Zicoqu Seano El Shaka (Kelas 4). Medali perunggu kedua untuk lomba Al Islam dan Kemuhammadiyahan (Ismu) in English oleh Irvin Akhtar (Kelas 6).

Dwi Hati Syukur Lestari, selalu koordinator kontingen, menyampaikan bahwa pada OlympicAD VII tahun 2024 ini SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo mengirimkan 33 peserta, terdiri dari 32 murid dan 1 guru, serta mengikuti 16 cabang mata lomba. Sedangkan untuk guru pendamping sebanyak 8 orang.

"Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa meraih prestasi di tujuh cabang lomba. Meskipun belum semua cabang lomba mampu menorehkan prestasi, tetapi bekal pengalaman lomba tingkat nasional ini sangat penting untuk anak-anak maupun tim pembimbing," terangnya.

Selaku penanggung jawab lomba, Dwi juga menyampaikan bahwa sekolah berupaya memfasilitasi setiap murid untuk mengembangkan bakat dan prestasinya di bidang akademik maupun nonakademik.

"Sekolah sudah melakukan pemetaan bakat dan potensi murid. Kami di tim lomba memfasilitasi pembinaan intensif supaya bisa mengikuti berbagai lomba, ini sekaligus untuk mengasah jam terbang murid dalam mengikuti perlombaan maupun olimpiade," imbuhnya.

OlympicAD VII tahun 2024 diikuti oleh 7.873 peserta dari 29 provinsi di seluruh Indonesia. Provinsi Jawa Tengah tercatat mengirimkan peserta terbanyak, yaitu sejumlah 2.586 peserta dengan total 33 cabang lomba.(Muhamad Arifin/Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti me....

Suara Muhammadiyah

20 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Berbicara soal media cetak hari ini, tentu kita dihadapkan pada dua....

Suara Muhammadiyah

13 August 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Darul Arqam Madya Nasional (DAMNas) Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Ma....

Suara Muhammadiyah

21 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah –  Di tengah bayang-bayang isu deflasi yang melanda, Pimpi....

Suara Muhammadiyah

31 October 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjadi tuan rumah sosial....

Suara Muhammadiyah

18 January 2024