Ramadan Penuh Aksi Sosial: Donor Darah ke-42 Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin Banjarmasin Dipadati Jamaah
BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah – Suasana berbeda tampak di teras belakang Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin Banjarmasin (M3B) pada Sabtu malam, 21 Februari 2026 atau bertepatan dengan 5 Ramadan 1447 H. Usai menunaikan shalat tarawih, jamaah tidak langsung beranjak pulang. Mereka justru memadati lokasi pelaksanaan donor darah yang telah disiapkan panitia.
Kegiatan donor darah yang telah memasuki pelaksanaan ke-42 ini kembali digelar bekerja sama dengan UDD PMI Kota Banjarmasin. Sejak meja pendaftaran dibuka, antrean langsung terbentuk. Antusiasme jamaah begitu tinggi sehingga kegiatan berlangsung hingga pukul 23.30 WITA.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Ramadan 1447 yang menghadirkan 20 agenda kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan masjid. Donor darah menjadi salah satu program unggulan yang secara konsisten dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.
Ketua Masjid, Dr. M. Arif Budiman, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk nyata kontribusi masjid dalam membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
“Alhamdulillah, ini kali ke-42 kita menyelenggarakan donor darah. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah mahdhah, tetapi juga pusat gerakan sosial kemanusiaan. Setiap tetes darah yang disumbangkan adalah pertolongan bagi saudara kita,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan dan doa bagi seluruh pendonor yang telah berpartisipasi. Menurutnya, kepedulian tersebut merupakan amal mulia yang insya Allah dibalas dengan kebaikan oleh Allah SWT."
“Kami mendoakan semoga para pendonor senantiasa diberikan kesehatan lahir dan batin, dilimpahkan pahala, dan dimudahkan segala urusannya karena telah membantu sesama,” tambahnya.
Di antara para pendonor, Supriadi menjadi sosok inspiratif. Jamaah tetap M3B ini tercatat telah 70 kali mendonorkan darahnya. Ia mengaku selalu merasakan dampak positif setiap kali berdonor. “Setelah donor, badan terasa lebih ringan dan segar. Ada kepuasan batin karena bisa berbagi manfaat untuk orang lain,” tuturnya.
Kegiatan ini kembali menegaskan peran M3B sebagai masjid yang aktif mengintegrasikan ibadah spiritual dengan aksi sosial. Selain donor darah, masjid ini juga menggelar berbagai kegiatan lainnya, seperti pesantren Ramadan, aneka lomba keagamaan untuk pelajar, talkshow edukasi keuangan Syariah, tebar bingkisan lebaran untuk yatim, dhuafa, dan lansia, berbagai beras dan sembako, bazar Ramadan, dan banyak lagi.
Di masjid ini, bulan Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai momentum peningkatan kualitas ibadah, tetapi juga sebagai waktu terbaik untuk menebarkan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, mencerdaskan umat, dan memajukan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat. (Mochammad)

