PWM Jatim Dorong Papanisasi dan Legalitas Aset Muhammadiyah di Ponorogo

Publish

19 May 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
657
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PONOROGO, Suara Muhammadiyah - Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr. HM. Sulthon Amien, menegaskan pentingnya peran cabang dan ranting sebagai ujung tombak gerakan Muhammadiyah dalam membangun kekuatan dakwah yang kokoh dan merata di tengah masyarakat.  Hal tersebut ia sampaikan dalam Forum Penguatan Cabang dan Ranting Muhammadiyah yang digelar di Masjid Baitul Mukhlisin, Ponorogo, Sabtu (17/5).

“Cabang dan ranting itu kekuatan sejatinya Persyarikatan Muhammadiyah, karena di sanalah persoalan dan tantangan pergerakan riil dihadapi secara langsung,” tegas Sulthon dalam sambutannya yang disambut antusias oleh peserta forum.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting & Pembinaan Masjid (LPCRPM) PWM Jatim, Dr. Hasan Ubaidillah, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo, serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Ponorogo.

Dalam suasana penuh semangat kebersamaan itu, Sulthon juga mendorong terlaksananya program papanisasi di seluruh kantor cabang dan ranting Muhammadiyah. Menurutnya, pemasangan papan nama bukan hanya soal penanda fisik, melainkan bentuk penegasan identitas organisasi yang nyata dan kuat di tengah masyarakat.

“Papanisasi adalah penegasan identitas organisasi di masyarakat. Memang banyak tantangannya, tapi kalau kebermanfaatan Muhammadiyah bisa dirasakan masyarakat, saya yakin program ini akan diterima dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, Sulthon juga menekankan urgensi pengurusan legalitas atas aset-aset Muhammadiyah, khususnya di tingkat cabang dan ranting. Legalitas yang kuat, menurutnya, menjadi fondasi utama agar aset-aset tersebut dapat terus berdaya guna dalam menopang program keumatan.

“Kita tidak boleh lengah dalam urusan legalitas. Jangan sampai aset-aset hasil perjuangan para kader terdahulu menjadi lepas atau tidak bisa dimanfaatkan optimal hanya karena persoalan administratif,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pengurus cabang dan ranting yang terus menjaga marwah Muhammadiyah di tengah tantangan zaman.

“Perubahan zaman telah melahirkan persoalan-persoalan baru yang menuntut kita semua adaptif dan solutif. Tapi saya yakin, Muhammadiyah selalu punya cara untuk menjawab itu semua. Muhammadiyah itu selalu solutif dan mencerahkan,” pungkasnya.

Forum ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi struktur Muhammadiyah di Ponorogo, memperkuat jati diri organisasi, serta memperteguh komitmen dakwah Muhammadiyah yang membumi, mencerahkan, dan berkelanjutan. (n)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) bekerja sama dengan Kementerian P....

Suara Muhammadiyah

3 November 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Bertempat di Hall Taman Rekreasi Sengaling UMM, Majelis Pembinaan Kesej....

Suara Muhammadiyah

12 May 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Head of Research INHART (IIUM) Malaysia Assoc Prof Ts Dr Amal El....

Suara Muhammadiyah

28 July 2025

Berita

Petugas medis KlinikMu Muhammadiyah Lhokseumawe memeriksa tekanan darah salah seorang jamaah di posk....

Suara Muhammadiyah

24 January 2026

Berita

DENPASAR, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menerima L....

Suara Muhammadiyah

30 August 2024