Puasa sebagai Benteng Penjaga Nilai Kehidupan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
480
Prof Dr Abdul Mu'ti, MEd. Foto: Humas Unisa Yogyakarta

Prof Dr Abdul Mu'ti, MEd. Foto: Humas Unisa Yogyakarta

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Tujuan utama dari pelaksanaan ibadah puasa dengan gamblang dikemukakan Tuhan, agar menjadikan manusia bertakwa. Penekanan ini tersebut di dalam Qs al-Baqarah [2] ayat 183.

Di lain sisi, merujuk pandangan Al-Ghazali, sebut Abdul Mu’ti, secara spesifik ada lima tujuan selain dari proses pembentukan takwa.

Pertama, hifdzu ad-diin (menjaga agama). Implikasi dengan ibadah puasa sebagai upaya untuk merawat keberagamaan.

“Kita konsisten sebagai umat Islam, sebagai kaum beriman melaksanakan ajaran agama,” kata Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut, menyebut berikutnya, menyelamatkan dan melindungi agama.

“Kalau kita melaksanakan ibadah puasa, maka agama itu akan tetap terpelihara dan akan tetap eksis di muka bumi,” katanya, dalam Jendela Ramadan di TvMu, Kamis (19/2).

Kedua, hifdzu aql (melindungi akal). Mu’ti menyebut, puasa sebagai sarana kesempatan untuk menjaga kecerdasan manusia.

Demikian juga, yang ketiga, hifdzu An-nafs (melindungi kehidupan). Dengan kita berpuasa, menjadi sarana membentuk kepribadian manusia berakhlak mulia.

Ciri utama dari manusia berakhlak mulia, lanjut Mu’ti, adalah orang yang mampu menjaga keselamatan diri sendiri, keselamatan orang lain, “bahkan kemudian juga kelestarian alam semesta,” lanjut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah itu.

Keempat, hifdzu an-nasl (menjaga keturunan). Maknanya, manusia harus mampu menjaga hereditas (penurunan sifat genetik dari orang tua ke anak).

“Menjaga agar kita ini senantiasa melindungi kehormatan kita, melindungi keluarga kita, melindungi harta kita,” terangnya.

Kelima, hifdzu al-maal (menjaga harta). Ibadah puasa melatih umat Islam untuk tidak serampangan mengambil harta milik orang lain dan yang bukan menjadi haknya.

Dengan begitu, “Kita semuanya memperoleh rezeki dengan cara yang halal. Memperoleh rezeki dengan cara-cara yang dibenarkan oleh Allah,” tegas Mu’ti. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALDIVES, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Dr. Saidul Amin dan Ketua....

Suara Muhammadiyah

30 August 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) kembali meneguhkan komitm....

Suara Muhammadiyah

19 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Suara Muhammadiyah resmi meluncurkan Kalender Muhammadiyah 20....

Suara Muhammadiyah

10 November 2025

Berita

TTS, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah melalui kolaborasi yang dibangun antara Majelis Pemberd....

Suara Muhammadiyah

22 February 2024

Berita

SRAGEN, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 10 santri dari Madrasah Aliyah Darul Ihsan Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

1 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah