Prof Ahmad Dahlan: AUM Harus Dikelola oleh Sosok yang Berjiwa Persyarikatan

Publish

10 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
432
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka implementasi prioritas program peneguhan paham Islam dan ideologi Muhammadiyah di seluruh tingkatan pimpinan persyarikatan, organisasi otonom, majelis dan lembaga, biro, atau bagian, amal usaha, serta anggota Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) melaksanakan pendataan penguatan ideologi Muhammadiyah di lingkungan amal usaha.

Hal tersebut dilakukan untuk semakin memastikan semua pegawai amal usaha benar-benar paham dan berideologi Muhammadiyah. ”Kami ingin memastikan dengan data tersebut mendapatkan peta penguatan ideologi se-Jawa Barat. Lalu dilanjutkan dengan kebijakan dan program serta bentuk kegiatan yang mendukung dan relevan,” tegas Ketua PWM Jawa Barat di Bandung Prof Dr H Ahmad Dahlan MAg pada Kamis (09/10/2025).

Ahmad Dahlan menjelaskan, jangan sampai mereka yang bekerja di amal usaha tidak berideologi Muhammadiyah. Menyadari proses rekrutmen itu bersifat terbuka, apalagi dari kaum profesional, proses ber-Muhammadiyah harus dikuatkan dan ditanamkan sebaik mungkin. Hal tersebut dilakukan tidak hanya melalui pengkaderan formal, tetapi proses penguatan ideologi secara informal.

Lebih lanjut, Ahmad Dahlan menegaskan, proses pendataan penguatan ideologi dilakukan untuk mendorong agar semua pegawai amal usaha menjadi aktor penggerak cabang dan ranting di lingkungan masing-masing. ”Bagi yang masih muda, tentu saja kami berharap mereka menjadi kader-kader pimpinan di organisasi otonom semua tingkatan,” katanya.

Ahmad Dahlan menegaskan, proses penguatan ideologi Muhammadiyah di semua tingkatan amal usaha akan menjadi bahan evaluasi dan proses pembinaan lanjutan. Bagi pimpinan amal usaha yang abai, akan diberikan sanksi sesuai kaidah organisasi.

”Hasil riset memperlihatkan, amal usaha yang anggotanya taat pada persyarikatan, kuat ideologi Muhammadiyahnya, secara umum maju dan berkembang. Genetika organisasi ini kan pengorbanan dan pelayanan kepada sesama. Ini pilar kekuatan intinya,” jelasnya.

PWM Jawa Barat mengucapkan terima kasih kepada semua pimpinan tingkat daerah dan cabang yang ikut mendukung proses pendataan penguatan ideologi tersebut. Kepada semua pimpinan amal usaha yang ada di Jabar, PWM Jawa Barat juga menyampaikan terima kasih dan memastikan ideologi pegawai dan tata kelolanya sesuai dengan nilai-nilai Muhammadiyah.

”Kami tidak bisa membiarkan ada pimpinan atau pegawai di lingkungan amal usaha yang abai terhadap ideologi persyarikatan. Melalui pendataan dan pembinaan berkelanjutan, kami ingin meneguhkan kembali bahwa bekerja di Muhammadiyah adalah sebuah panggilan untuk mengabdi, memastikan tata kelola, dan semangat setiap individu selaras dengan nilai-nilai luhur organisasi," tandas Ahmad Dahlan.*


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Lembaga Risiliensi Bencana (LRB) / Muhammadiyah Disaste....

Suara Muhammadiyah

27 May 2025

Berita

ASAHAN, Suara Muhammadiyah - Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Daerah Aisyiyah Asahan gel....

Suara Muhammadiyah

11 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah  – Kekhawatiran para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah....

Suara Muhammadiyah

16 March 2024

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (....

Suara Muhammadiyah

24 November 2023

Berita

Peran Guru, Perempuan, dan Keluarga  SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Lembaga Resiliensi Bencana (....

Suara Muhammadiyah

28 October 2023