Pantau Pemilu Jurdil dan Inklusif, 'Aisyiyah Terjunkan 210 Kader di 210 TPS

Publish

14 February 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1444
Istimewa

Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - 'Aisyiyah berkomitmen mendukung pelaksanaan Pemilu yang substantif dan inklusif. Salah satunya dibuktikan dengan berpartisipasi aktif dalam pendidikan pemilih dan juga terlibat sebagai pemantau pelaksanaan pemilu. Pada Pemilu 2024 ini, 'Aisyiyah menerjunkan sebanyak 210 pemantau Pemilu di 210 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 10 Kabupaten/Kota yang berkoordinasi dengan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat atau JPPR. 

"Sejak tahun 2004, Aisyiyah memang sudah tergabung dalam Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat atau JPPR. Selain itu, 'Aisyiyah juga melakukan skema pemantauan yang lain di banyak kabupaten dengan memantau di TPS berkoordinasi dan Bawaslu di tingkat kabupaten. Seperti misalnya kabupaten Gresik terdapat 50 pemantau dari 'Aisyiyah," ujar Tri Hastuti Nur Rochimah, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah pada Rabu (14/2/24).

Tri menyebutkan para pemantau Pemilu ini melibatkan perempuan dan juga teman-teman difabel yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan pemantauan. "'Aisyiyah juga membekali para pemantau dengan instrumen pemantauan untuk menangkap situasi di TPS apakah Pemilu yang dilaksanakan sudah inklusif dan jurdil, tanpa kecurangan," jelas Tri 

Pemantauan Pemilu pada tahun 2024 ini disebut Tri juga menekankan terlaksananya Pemilu yang inklusif yang aksesibel bagi semua termasuk bagi kelompok yang berkebutuhan khusus yakni difabel, lansia, juga ibu hamil maupun ibu menyusui. Para pemantau juga memastikan kelompok yang berkebutuhan khusus dan memerlukan bantuan mobilitas untuk dapat memberikan suaranya ke TPS bisa mendapatkan layanan yang dibutuhkan dari KPPS.

Lebih lanjut Tri menjelaskan bahwa ''Aisyiyah juga melibatkan 20 enumerator atau pengolah data untuk mengolah instrumen yang sudah terkumpul oleh para pemantau. Data hasil pemantauan ini nantinya disebut Tri akan diolah dan berbagai temuan yang mungkin terjaring dari instrumen ini dapat menjadi masukan dari 'Aisyiyah untuk perbaikan Pemilu selanjutnya, termasuk pelaksaan pemilihan kepala daerah bulan November 2024. (Suri)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Universitas Muhammadiyah Jakarta Indonesia, Yayasan KomuniGia....

Suara Muhammadiyah

1 October 2025

Berita

DENPASAR, Suara Muhammadiyah - Publikasi semakin mudah dilakukan. Media juga semakin banyak dan....

Suara Muhammadiyah

11 October 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Empat Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) masa jabatan....

Suara Muhammadiyah

27 August 2025

Berita

ARAB SAUDI, Suara Muhammadiyah - Bus Shalawat sudah beroperasi sejak kedatangan pertama jemaah haji ....

Suara Muhammadiyah

13 May 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung membuka kesempatan bagi ca....

Suara Muhammadiyah

1 August 2024