Muhammadiyah Hadirkan Model Pesantren Baru Berbasis Ekologis

Publish

17 November 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
704
Istimewa

Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Bertepatan dengan Milad ke-113 Muhammadiyah, Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi meluncurkan Pesantren Eco-Saintek Muhammadiyah, sebuah model pesantren modern yang mengintegrasikan pendidikan agama, sains-teknologi, dan kesadaran ekologis. Peresmian dilakukan dalam momentum Konsolidasi Pimpinan Nasional Muhammadiyah yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Bandung.

Acara launching dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Dalam sambutannya, Prof. Haedar menegaskan pentingnya menghadirkan institusi pendidikan Islam yang mampu merespons tantangan zaman, terutama di tengah banyaknya kritik yang diarahkan pada pengelolaan pesantren dewasa ini.

“Pesantren Eco-Saintek Muhammadiyah harus dikelola secara baik dan menjadi role-model pengembangan pesantren masa depan,” ungkap Prof. Haedar Nashir.

Pesantren Eco-Saintek Muhammadiyah dirancang sebagai pesantren setingkat SMA dengan sistem pendidikan terpadu. Model ini menggabungkan pendalaman agama Islam, penguatan sains-teknologi, dan pembentukan karakter ekologis yang responsif terhadap isu keberlanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr. Hilman Latief, M.A., Ph.D., inisiator Pesantren Eco-Saintek Muhammadiyah sekaligus Ketua Dewan Pakar pesantren, menegaskan bahwa hadirnya pesantren ini merupakan inovasi dalam lanskap pendidikan Islam modern.

“Santri bukan hanya mengenal sains dan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran lingkungan dan pemahaman keislaman yang berkemajuan,” ujar Prof. Hilman Latief.

Melalui pesantren ini, Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi smart, progressive, and sustainable — generasi beriman kuat, berakhlak mulia, kritis, menguasai sains dan teknologi, berdaya saing global, serta memiliki kepemimpinan dan kepedulian terhadap keberlanjutan alam.

Berlokasi di kawasan yang asri di atas lahan seluas tiga hektar di Rancamaya, Kota Bogor, pesantren ini merupakan pengembangan dari Pesantren Kilat Al-Hikmah yang telah diwakafkan kepada Muhammadiyah. Fasilitas pesantren terus disiapkan untuk mendukung proses pembelajaran terpadu berbasis sains, lingkungan, dan nilai keislaman.

Melalui selebaran resmi yang dibagikan pada acara launching, Pesantren Eco-Saintek Muhammadiyah telah siap beroperasi dan mulai menerima peserta didik baru untuk Tahun Pelajaran 2026/2027.[ ]

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Umat Islam harus berupaya menciptakan kehidupan yang bahagia dan me....

Suara Muhammadiyah

22 November 2025

Berita

ITESA Muhammadiyah Semarang Serahkan Mahasiswa Magang untuk Program Desa Cantik BPS Kendal 2026 KEN....

Suara Muhammadiyah

14 April 2026

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri semakin diperkuat melal....

Suara Muhammadiyah

27 May 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Di sela-sela agenda Konsolidasi Nasional menjelang Resepsi Milad....

Suara Muhammadiyah

17 November 2025

Berita

BERAU, Suara Muhammadiyah - Maraknya penambangan batu bara di pinggir kota di Kabupaten Berau menjad....

Suara Muhammadiyah

24 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah