Muhammadiyah dan Kementerian PU Sinergi Bangun Negeri Berkelanjutan

Publish

12 August 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
567
Menteri Pekerjaan Umum RI Ir Dody Hanggodo, MPE dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, MSi saat penandatangan MoU di Kantor PP Muhammadiyah Cik Ditiro Yogyakarta. Foto: Abyan Daffa Ulaa/Medkom PP Muhammadiyah

Menteri Pekerjaan Umum RI Ir Dody Hanggodo, MPE dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, MSi saat penandatangan MoU di Kantor PP Muhammadiyah Cik Ditiro Yogyakarta. Foto: Abyan Daffa Ulaa/Medkom PP Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan Kementerian Pekerja Umum Republik Indonesia, Selasa (12/8) di Kantor PP Muhammadiyah Cik Ditiro Yogyakarta. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dan Menteri Pekerja Umum, Dody Hanggodo.

Dalam sambutannya, Haedar mengatakan bahwa kerja sama dibidang pembangunan di sektor pendidikan, sosial, peribadatan, danMenteri PU kesehatan ini merupakan langkah awal untuk membangun pondasi pembangunan negeri yang berkelanjutan.

“Kami paham bahwa negara memiliki komitmen yang kuat untuk meraih cita-cita kebangsaan. Maka, ketika pendiri bangsa meletakkan pondasi konstitusinya, itu merupakan wujud dari pahamnya para pendiri bangsa bahwa negara harus hadir dalam usaha mencerdaskan dan menyejahterakan masyarakat,” tutur Haedar.

Mengutip dari pernyataan Dr Soepomo, Pahlawan Nasional asal Sukoharjo, Jawa Tengah, Haedar menegaskan bahwa dalam usaha-usaha di dalam membangun negeri, Muhammadiyah sejak dulu telah menekankan keinginannya untuk melakukan pembangunan yang berjiwa dan berkarakter.

“Muhammadiyah sejak awal ingin meletakkan pondasi Indonesia yang berjiwa, Indonesia yang bersukma. Indonesia yang ingin kita bangun itu Indonesia yang bernyawa bukan hanya membangun raga dan fisik semata,” tekannya.

Sementara Menteri PU RI, Dody Hanggodo menyebut sinergi dengan Muhammadiyah bukanlah sekadar seremonial belaka melainkan merupakan langkah nyata dan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.

“Hari ini kita buka lembaran baru lagi dengan Muhammadiyah, utamanya mendukung misi-misi besar Muhammadiyah untuk meretaskan masyarakat yang masih tertinggal. Ini bukanlah sekadar seremonial, namun merupakan bentuk sinergi kuat untuk masa depan,” jelas Dody.

Dalam kesempatan tersebut Doddy turut mengapresiasi arah gerak Muhammadiyah dalam membangun negeri. Ia mengungkapkan bahwa Muhammadiyah sebagai organisasi yang besar berhasil mengukir tinta emas untuk negeri, serta mampu membawa kepercayaan dan amanah bagi jagat masyarakat.

“Muhammadiyah tidak hanya memberikan pelayanan, namun juga menunjukkan kepercayaan terhadap masyarakat. Inilah yang membuat kerjasama ini menjadi spesial,” tutupnya. (Bhisma/Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 451 murid SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat So....

Suara Muhammadiyah

17 April 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah- Berita menjadi suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-....

Suara Muhammadiyah

10 March 2024

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Negeri Yogyakarta....

Suara Muhammadiyah

13 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di tengah urgensi pencarian alternatif pengganti plastik, mahasiswa....

Suara Muhammadiyah

2 July 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Penasihat Presiden bidang Haji Republik Indonesia Prof. Dr. Muhadjir Ef....

Suara Muhammadiyah

12 February 2025