Mimpi UM Metro Dirikan Prodi Kedokteran Mendapat Respons Positif

Publish

24 February 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1562
Foto Istimewa

Foto Istimewa

METRO, Suara Muhammadiyah - Direktur Penyediaan Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes., menyoroti mimpi Universitas Muhammadiyah Metro yang terlalu lama atas izin pendirian program studi (prodi) S1 Kedokteran dan Profesi dokter, Kamis (22/2).

Menurut Dra. Oos, UM Metro telah menjalin hubungan seperti "pacaran lama" dengan konsep pendirian prodi tersebut, namun belum berani mengambil langkah konkret untuk mewujudkannya. "Sudah saatnya UM Metro untuk serius dan mewujudkan mimpi besar tersebut," ujarnya.

Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap pernyataan Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., yang mengklaim bahwa impian pendirian prodi S1 Kedokteran dan Profesi dokter telah dirancang sejak tahun 2000 dalam Rencana Strategis kampus.

Ia menegaskan bahwa keterlambatan ini tidak sejalan dengan kebutuhan akan tenaga kesehatan yang semakin meningkat di Indonesia. Pendirian prodi Kedokteran di universitas-universitas yang berada di daerah-daerah terpencil seperti Metro diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pelayanan kesehatan antara perkotaan dan pedesaan.

Kementerian Kesehatan RI siap memberikan dukungan dan bimbingan kepada UM Metro dalam proses perizinan pendirian prodi tersebut, dengan harapan dapat segera melahirkan lulusan-lulusan yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan nasional.

Dra. Oos juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah dalam mengembangkan program studi bidang kesehatan, demi mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa di provinsi Lampung setidaknya melayani 9,4 juta penduduk dan membutuhkan minimal 9.400 dokter. Dan saat ini baru mencapai 3.364 dokter di Lampung. Sehingga membutuhkan sekitar kurang lebih 6000 dokter pertahunnya. "Maka kita membutuhkan waktu sekitar 18 tahun untuk memenuhi rasio 1 : 1.000," tukasnya. *


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

ASAHAN, Suara Muhammadiyah - Prianda Pebri, S.Pd., M.Pd Telah resmi dilantik sebagai Rektor Universi....

Suara Muhammadiyah

19 February 2025

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 33 Mahasiswa resmi dinyatakan lulus dalam agenda yudisi....

Suara Muhammadiyah

25 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – SD Muhammadiyah Kauman (Muhamka) lepas 77 siswa kelas VI tahu....

Suara Muhammadiyah

14 June 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kondisi ketahanan pangan Indonesia ke depan harus diwaspadai. ....

Suara Muhammadiyah

16 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Muballigh Hijrah Universita....

Suara Muhammadiyah

29 February 2024