Membangun Karakter dan Budaya Unggul Persyarikatan

Publish

16 April 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
937
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskah bahwa setiap orang yang bekerja di Amal Usaha Muhammadiyah, khususnya di PT SCM atau Suara Muhammadiyah harus terus meningkatkan kapasitanya. Mengembangkan potensinya secara maksimal. Hal ini sejalan dengan semangat yang dibawa oleh KH. Ahmad Dahlan saat mendirikan Muhammadiyah. Organisasi Islam yang belakangan meneguhkan diri sebagai organisasi yang modern, kaya, dan unggul dalam berbagai aspek kehidupan. 

“Maju itu simple, sesuatu yang berada di depan orang lain. Dan sebaliknya, jika berada di belakang orang lain itu namanya mundur,” tegasnya dalam acara Syawalan yang diselenggarakan oleh PT SCM atau Suara Muhammadiyah. 

Menurutnya, berjalan maju dan mundur hanya diperbolehkan saat melakukan parkir. Tapi di luar itu, khususnya dalam konteks pekerjaan, setiap orang harus terus melangkah maju. Agar bisa maju, setidaknya ada 6 hal yang harus dilakukan. Pertama, memiliki niat dan semangat untuk maju. Sebuah kemajuan dalam hal apa pun sangat bergantung pada niat. “Tanamkan niat untuk maju, tanamkan niat menjadi lebih baik dari hari-hari kemarin,” pesannya. 

Kedua, memiliki penampilan yang baik dan menarik (performance). Ketiga, memiliki etos berkemajuan dalam bekerja. “Layaknya sebuah mainan, kalau diberi baterai yang terbaik, tentu mainan itu akan melaju kencang,” ujar Haedar mencontohkan. Sebuah perusahaan atau institusi jika memiliki etos bagus, tak dapat dipungkiri bahwa perusahaan tersebut akan maju.

Keempat, need for achievement (memiliki semangat untuk mencapai tujuan). Kelima, bekerja dengan cara yang inovatif dan kreatif dan jangan berada di zona nyaman. Keenam, terbiasa dengan kompetitor. “Ini semua harus menjadi karakter kita,” pesannya. 

“Hadapi tantang, maka kemampuan kita akan meningkat,” tambahnya. 

Pekerjaan secara umum adalah tentang bagaimana kita mengelola sesuatu. Kemampuan ini tidah hanya hanya didapatkan dari belajar teori, tapi juga mengambil pelajaran dari orang lain. Bermula dari masalah dan tantangan menjadi peluang. Mencari bentuk-bentuk usaha yang menguntungkan dan lain sebagainya. 

Menurut Haedar, karakter berkemajuan harus sudah terinstal dalam diri dan mental warga Persyarikatan. “Ini semua harus menjadi bagian dari budaya organisasi. Budaya organisasi itu bahwa seluruh dimensi yang saya sebutkan tadi telah melekat dengan kebiasaan kolektif kita,” paparnya di Ball room SM Tower Malioboro (15/4). (diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) bekerja sama dengan Ke....

Suara Muhammadiyah

10 June 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelengg....

Suara Muhammadiyah

11 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti....

Suara Muhammadiyah

13 September 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah -  Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sumatera Utara melalui Majelis Ta....

Suara Muhammadiyah

15 March 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tamanan, Banguntapan, Bantul menyel....

Suara Muhammadiyah

29 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah